HomeGlobalAlhamdulilah, Israel Izinkan Warga Muslim Ibadah Ramadan di Masjid Al-Aqsa 

Alhamdulilah, Israel Izinkan Warga Muslim Ibadah Ramadan di Masjid Al-Aqsa 

Published on

spot_img

 186 total views

INN NEWS – Seperti kebijakan yang berlaku pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya, Israel akan mengizinkan jemaah Muslim untuk beribadah di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem selama pekan pertama Ramadan ini.

Hal itu disampaikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pernyataan resminya  dikutip INN dari AFP, Kamis, 7 Maret 2024.

“Pada minggu pertama Ramadan, jemaah akan diizinkan memasuki Temple Mount (istilah Yahudi untuk lokasi Al-Aqsa), dalam jumlah yang sama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata  Netanyahu.

Perizinan tersebut memang belum diberikan untuk keseluruhan bulan Ramadan, melainkan akan dievaluasi setiap pekan.

“Setiap minggu akan ada penilaian situasi terkait keamanan dan keselamatan, dan keputusan akan diambil sesuai dengan itu,” kata dia.

Setiap tahun, puluhan ribu jemaah Muslim melaksanakan salat Ramadan di masjid Al-Aqsa. Namun, Ramadan datang tahun ini beriringan dengan agresi militer Israel yang meningkat dan tanpa henti di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Israel sedang mengkaji pelaksanaan ibadah di Yerusalem selama Ramadan, bulan puasa yang akan dimulai pada 10 atau 11 Maret mendatang.

Sebelumnya, Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben Gvir sempat mengatakan bahwa penduduk Palestina di Tepi Barat tidak boleh masuk ke Yerusalem untuk beribadah selama Ramadan.

Ben Gvir juga merupakan sosok yang menganjurkan kendali penuh Yahudi atas kompleks Al-Aqsa.

“Kami tidak bisa mengambil risiko. Kami tidak bisa menyandera perempuan dan anak-anak di Gaza dan mengizinkan perayaan Hamas di Temple Mount,” kata dia.

Namun beberapa hari kemudian, Amerika Serikat meminta Israel untuk mengizinkan umat Islam beribadah di Al-Aqsa.

“Ini bukan hanya masalah memberikan kebebasan beragama kepada masyarakat yang layak mereka dapatkan, tapi juga masalah yang secara langsung penting bagi keamanan Israel. Bukan kepentingan keamanan Israel untuk mengobarkan ketegangan di Tepi Barat atau wilayah yang lebih luas,” ungkap juru bicara Israel.

Netanyahu lalu mengadakan pertemuan dengan badan keamanan Israel pada Selasa (5/3) dan akhirnya mengeluarkan pernyataan izin beribadah.

“Ramadan adalah suci bagi umat Islam; kesuciannya akan dijunjung tinggi tahun ini, seperti yang terjadi setiap tahun,” kata pernyataan pemerintah Israel.

 

Artikel Terbaru

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.

Sepekan Ini Ramai Anak Bunuh Orang Tua, Ada yang Nikam Pakai Garpu Tanah

Sepekan ini berturut-turut kejadian anak bunuh orang tua yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

artikel yang mirip

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.