HomeGaya HidupJadi Kiper Timnas, Maarten Siap Hafal Pancasila dan Belajar Bahasa Indonesia

Jadi Kiper Timnas, Maarten Siap Hafal Pancasila dan Belajar Bahasa Indonesia

Published on

spot_img

 206 total views

INN NEWS – Pemain naturalisasi Maarten Paes sudah mengikuti rapat kerja bersama Komisi X DPR RI dengan Kemenpora dan PSSI yang berlangsung Kamis, 7 Maret 2024 untuk selanjutnya membela Timnas Indonesia.

Rapat tersebut diikuti Maarten bersama Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye. Mereka bertiga merupakan calon pemain naturalisasi.

Dalam rapat tersebut, Maarten mengaku tak sabar membela Timnas Indonesia. Bahkan, pemain yang berposisi sebagai kiper itu akan belajar bahasa Indonesia dan menghafal Pancasila.

Pesepakbola berdarah Maluku ini berjanji akan menjadi warga yang negara baik dengan belajar Bahasa Indonesia, menghafal Pancasila, hingga menyanyikan Indonesia Raya.

“Saya berjanji akan menunjukkan kualitas saya dan saya tidak sabar untuk di sumpah menjadi WNI,” pungkas Maarten lewat keterangannya melalui zoom.

Saat ini, kiper kelahiran Mei 1998 itu berkompetisi di Major League Soccer bersama FC Dallas.

Di level timnas, Maarten Paes beberapa kali dipanggil Belanda untuk tim kelompok usia muda. Tercatat, ia pernah membela Belanda U-19, U-20hingga U-21.

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.