HomeHeadlineMiris SD 331 Malteng di Banda, Bangunan Sekolah Mau Roboh, Pemerintah Tolong!

Miris SD 331 Malteng di Banda, Bangunan Sekolah Mau Roboh, Pemerintah Tolong!

Published on

spot_img

 10,850 total views

“Kita dituntut dengan kurikulum merdeka yang membutuhkan komputer dll, tapi kita tidak punya, bagaimana? Di sini (sekolah) juga hanya 4 guru, semuanya honorer, cuman saya PNS itupun kepala sekolah. Jadi 1 guru bisa ngajar 2 kelas yang digabungkan jadi 1 kelas,” terang Siti.

BANDA – Hanya satu kata yang bisa mewakili semua perasaan guru dan siswa SD Negeri 331 Maluku Tengah (Malteng) di Desa Pulau Hatta, Banda, Malteng, Maluku, MIRIS.

Bagaimana tidak, ruangan sekolah yang hari-hari menjadi tempat belajar mengajar mereka hanya menunggu waktunya untuk roboh dengan sendirinya.

Sekolah yang hanya memiliki 5 ruangan ditambah 2 WC ini mengalami kerusakan parah di semua ruangan, dari lantai, dinding, hingga atap sejak 2019 lalu. Kini semakin parah di 2024 ini.

“Yah kalau hujan angin, terpaksa katong [kita] libur, kalau belajarpun sudah tidak bisa lagi di ruangan. Ini sementara pinjam salah satu ruangan SMP yang kebetulan bertetangga, atau belajar di ruang guru yang kerusakannya minim” cerita Siti Mohamad, Kepala Sekolah SD 331 Malteng kepada INN Indonesia, Minggu (17/3/2024).

Kondisi SD Negeri 331 Maluku Tengah (Gambar: Siti/INN)

Tak bisa berharap ke dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sebab SD 331 Malteng tidak menerima dana sepenuhnya sebab jumlah siswa masih sedikit, belum memenuhi kriteria.

Dana BOS yang minim hanya bisa dipakai untuk pembayaran upah empat guru honor, belanja ATK, listrik, pembayaran operator, transport dinas guru ke kecamatan, keperluan assessment sekolah di kecamatan, dan belanja keperluan sekolah yang mendesak.

“Palingan bisa perbaiki atap sedikit, tapi percuma karena kayu-kayunya sudah lapuk, jadi rusak lagi,” ungkap Siti.

Kata Siti, dirinya sebagai kepala sekolah telah dibantu oleh Kordinator Wilayah (Korwil) pendidikan kecamatan setempat untuk bertemu Pj Bupati Malteng saat berkunjung ke Banda November 2023 lalu, tetapi belum mendapat titik terang.

“Sudah sempat kirim-kirim foto juga ke ajudan pak Pj waktu itu, nanti katanya mau infokan ke dinas pendidikan,” kata Siti.

Selain bertemu langsung Pj bupati, Siti juga telah mengusul proposal perbaikan sekolah ke dinas terkait, DPRD Malteng, hingga Dinas PUPR Provinsi Maluku Desember 2023 lalu.

Namun hingga kini belum ada jawaban untuk sekolah tersebut.

Orang tua siswa kata Siti terus mengeluh dengan kondisi sekolah sebab bisa saja bangunan sekolah tersebut runtuh dan membahayakan nyawa anak-anak mereka.

“Pemerintah kenapa tidak urus, ibu kepala sekolah kerjanya gimana, kok tidak mampu urus,” ucap para orang tua ditirukan Siti.

Siti berharap, pemerintah setempat segera melihat kondisi sekolah tersebut lantaran membahayakan nyawa guru dan siswa.

“Ini kalau hujan dan angin terpaksa kita libur, atau belajar di rumah guru,” ucapnya.

Tak hanya infrastruktur sekolah, Siti berharap pemerintah juga dapat melihat sarana prasarana sekolah dan juga guru.

“Kita dituntut dengan kurikulum merdeka yang membutuhkan komputer dll, tapi kita tidak punya, bagaimana? Di sini (sekolah) juga hanya 4 guru, semuanya honorer, cuman saya PNS itupun kepala sekolah. Jadi 1 guru bisa ngajar 2 kelas yang digabungkan jadi 1 kelas,” terang Siti.

Dia berharap pemerintah dapat menyamaratakan posisi guru PNS di sekolah-sekolah yang membutuhkan seperti SD 331 Malteng.

Kondisi SD 331 Malteng juga telah diviralkan sejumlah guru di Banda di media sosial seperti Facebook.

Banyak masyarakat menuntut pemerintah segera turun tangan untuk membantu sekolah yang sudah rusak bertahun-tahun itu.

 

Artikel Terbaru

PDIP Solo Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen untuk Masyarakat SOLO

INNNEWS– Dalam upaya nyata membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, DPC PDI Perjuangan (PDIP)...

Soal Polemik Saiful Mujaini, Pakar Politik NSL : Kekuasaan Tanpa Kehadiran Oposisi Menyimpan Bahaya Laten Yang Jauh Lebih Destruktif

INNNEWS- Sebelumnya, Saiful yang dikenal sebagai pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) itu meminta...

BOM DEMOGRAFI: Masalah Terbesar Kedua RI (Bg. 2) 75% Potensi dan 5 Tahun Sekolah Hilang

INNNEWS- Kalau masalah pertama adalah rapuhnya fondasi belajar, maka masalah kedua adalah akibat lanjutannya:...

Praktik Sains Pakai Senapan Rakitan, Siswa SMP di Siak Tewas

INNNEWS – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Siak, Riau, ketika seorang siswa Sekolah Menengah...

artikel yang mirip

PDIP Solo Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen untuk Masyarakat SOLO

INNNEWS– Dalam upaya nyata membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, DPC PDI Perjuangan (PDIP)...

Soal Polemik Saiful Mujaini, Pakar Politik NSL : Kekuasaan Tanpa Kehadiran Oposisi Menyimpan Bahaya Laten Yang Jauh Lebih Destruktif

INNNEWS- Sebelumnya, Saiful yang dikenal sebagai pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) itu meminta...

BOM DEMOGRAFI: Masalah Terbesar Kedua RI (Bg. 2) 75% Potensi dan 5 Tahun Sekolah Hilang

INNNEWS- Kalau masalah pertama adalah rapuhnya fondasi belajar, maka masalah kedua adalah akibat lanjutannya:...