HomeHeadlineDPR Cecar Erick Thohir, Kinerja BUMN Hancur-hancuran

DPR Cecar Erick Thohir, Kinerja BUMN Hancur-hancuran

Published on

spot_img

 411 total views

JAKARTA Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dicecar mengenai kinerjanya selama masa jabatan periode 2019-2024 oleh anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP Mufti Anam.

Erick Thohir mengatakan dalam rapat kerja Kementrian BUMN dan Komisi VI DPR belum lama ini.

Dalam kesempatan tersebut Mufti Anam menganggap bahwa kinerja BUMN hancur-hancuran.

“Kita lihat kenyataan banyak sekali termasuk karya-karya yang ada disini ketika sudah diberikan kucuran puluhan triliun dana dari PMN tapi tetap saja hancur-hancuran” ujar Mufti Anam.

Sedangkan Mufti Anam menyinggung soal target BUMN dalam range (jangkauan) tahun 2022-2024 yang tidak tercapai.

“Sekali lagi Pak Erick Thohir gagal total dalam memimpin BUMN periode 2019-2024” imbuhnya.

Disebutkannya pencapaian laba dapat menjadi tolak ukur kinerja BUMN.

Dalam jangka waktu tahun 2020-2024 sendiri BUMN memiliki target kumulatif laba sebesar 1172 triliun.

Sedangkan capaian laba BUMN pada tahun 2020 hingga 2023 ialah hanya 739 triliun.

Dengan begitu Mufti Anam meragukan pencapaian target Erick Thohir pada periode akhir jabatannya.

Artikel Terbaru

Lagu ‘Semua Kisah Kita di Solo’ dari Elizabeth Sudira, Nostalgia dan Cinta untuk Kota Bengawan

SOLO - Elizabeth Sudira, penyanyi dan penulis lagu asal Solo yang pernah menyandang gelar Putri Solo 2010, kembali menghadirkan karya yang membangkitkan rasa cinta dan nostalgia terhadap kota kelahirannya melalui lagu berjudul "Semua Kisah Kita di Solo". 

Di Indonesia, Eks Napi Koruptor Mimpin Urusan Keuangan Negara 

INN NEWS - Penunjukan Burhanuddin Abdullah, seorang mantan narapidana korupsi, sebagai Ketua Tim Pakar Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah memicu gelombang kontroversi di tengah masyarakat Indonesia. 

Bank Masuk Danantara, Nasib Uang  Masyarakat Dalam Bahaya!?

INN NEWS - Pada Maret 2025, pemerintah Indonesia secara resmi mengalihkan saham mayoritas dari 13 Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk empat bank besar, ke Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). 

Ongkos Terbit Utang Valas Pemerintah Berisiko Makin Mahal, Kek Turki yang Lagi Krisis 

INN INTERNASIONAL - Biaya penerbitan utang dalam valuta asing (valas) oleh pemerintah Indonesia berpotensi semakin mahal. 

artikel yang mirip

Lagu ‘Semua Kisah Kita di Solo’ dari Elizabeth Sudira, Nostalgia dan Cinta untuk Kota Bengawan

SOLO - Elizabeth Sudira, penyanyi dan penulis lagu asal Solo yang pernah menyandang gelar Putri Solo 2010, kembali menghadirkan karya yang membangkitkan rasa cinta dan nostalgia terhadap kota kelahirannya melalui lagu berjudul "Semua Kisah Kita di Solo". 

Di Indonesia, Eks Napi Koruptor Mimpin Urusan Keuangan Negara 

INN NEWS - Penunjukan Burhanuddin Abdullah, seorang mantan narapidana korupsi, sebagai Ketua Tim Pakar Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah memicu gelombang kontroversi di tengah masyarakat Indonesia. 

Bank Masuk Danantara, Nasib Uang  Masyarakat Dalam Bahaya!?

INN NEWS - Pada Maret 2025, pemerintah Indonesia secara resmi mengalihkan saham mayoritas dari 13 Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk empat bank besar, ke Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).