HomeHeadlineTimnas Amin: Kemenangan Prabowo-Gibran karena Bansos dan Pengerahan Aparat Negara

Timnas Amin: Kemenangan Prabowo-Gibran karena Bansos dan Pengerahan Aparat Negara

Published on

spot_img

 902 total views

JAKARTA – Tim Hukum Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) menilai, kemenangan Paslon nomor 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024 karena adanya intervensi pembagian bantuan sosial (bansos) yang masif oleh pemerintah Jokowi dan penggunakan aparat negara.

Hal itu disampaikan tim hukum Timnas Amin Bambang Widjojanto di ruang sidang Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Rabu (27/3/2024).

Bambang menjelaskan, penyaluran bansos yang luar biasa terjadi saat Jokowi melakukan kunjungan.

“Adalah kunjungan pak Jokowi di Jawa Tengah ada lebih dari 15 dan di daerah itu bansosnya luar biasa,” ungkap Bambang.

Kunjungan dan pembagian bansos itu sejalan dengan keterlibatan atau pengerahan aparatur yang juga luar biasa.

“Berdasarkan riset ini dapat ditentukan bahwa intervensi bansos, penggunaan aparat negara itu mempengaruhi peningkatan suara,” imbuh Bambang.

Dia juga memberikan contoh bagaimana skema penyaluran bansos dan intevensi bisa mempengaruhi suara. Ia pun memberikan tiga contoh survei yang dilakukan dari tiga kali Pemilu ke belakang yang diikuti Prabowo.

Bambang menyinggung perolrhan suara Prabowo di Kepualauan Talaud, Sulawesi Utara yang pada tahun 2014 mendapatkan angka 21,91 persen. Pada 2019 angka Prabowo justru jeblok di bawah 10 persen, namun pada 2024 angka itu menaik signifikan hingga 75,93 persen.

Menurutnya, perolehan angka Prabowo saat ini bukan semata-mata lantaran pemilih telah memilih calon terbaiknya. Lebih jauh menurutnya, hal itu semata-mata karena masifnya dugaan intervensi.

Artikel Terbaru

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...

Paguyuban Warga RW13 Solo Tolak Sterilisasi Lahan Parkir di Area Jalan Masjid Sheikh Zayed

INNNEWS – Paguyuban Warga RW13 Solo menggelar aksi penolakan sterilisasi lahan parkir di area...

artikel yang mirip

Ketika Kuala Lumpur “Hilang”: Panggilan Keras kepada Jakarta!

INNNEWS - Pada 9 Oktober 2026, Kuala Lumpur seolah lenyap di balik kabut tebal....

Kabut Asap Lintas Batas dari Karhutla Indonesia Menyelimuti Malaysia dan Singapura, Sekolah di Johor Ditutup

INNNEWS — Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali...

Menang Politik, Kalah Yuridis: Mengapa Langkah Denny Indrayana dkk Belum Berakhir?

INNNEWS - Putusan Mahkamah Konstitusi telah menutup jalur yuridis yang ditempuh Denny Indrayana dan...