HomeTrendingIndahnya Toleransi, Sekolah Minggu Bethany El Bethel Bagi Takjil Jelang Buka Puasa

Indahnya Toleransi, Sekolah Minggu Bethany El Bethel Bagi Takjil Jelang Buka Puasa

Published on

spot_img

 1,983 total views

SUKOHARJO – Anak-anak sekolah Minggu dan para guru sekolah Minggu dari gereja Bethany El Bethel Church Solo Baru menunjukan indahnya keberagaman dan toleransi kepada saudara umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Keberagaman dan toleransi itu ditunjukan dengan cara memberi makanan dan takjil kepada saudara umat Muslim jelang berbuka puasa.

Suasana penuh harmoni ketika makanan dan takjil yang disiapkan dibagikan di depan Gereja Bethany El Bethel yang berlokasi di Jl. Ir. Soekarno No.7, Langenharjo, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu, 30 Maret 2024.

Anak-anak sekolah Minggu kompak ditemani gurunya memberikan bungkusan makanan dan takjil kepada mereka yang membutuhkan saat melintasi jalanan depan gereja.

Terlihat tukang becak, tukang parkiran juga dipanggil dan diberikan makanan dan takjil.

Tak sampai 15 menit, bungkusan makanan dan takjil gratis itu habis terbagi untuk yang sebentar lagi bersiap-siap berbuka.

“Ini untuk melatih dan membiasakan anak-anak sejak kecil soal toleransi antar umat beragama,” ucap Kak Pipit, salah satu guru sekolah Minggu kepada INN Indonesia di lokasi.

Tak hanya untuk melatih anak-anak soal toleransi saja, tetapi juga belajar memberi kepada sesama, terutama orang yang membutuhkan.

Sekolah Minggu Bethany El Bethel Church Solo Baru (Istimewa)

Ini terlihat penuh harmoni kekeluargaan, apalagi bertepatan dengan momen Jumat Agung, Sabtu Sunyi, dan besoknya Paskah sebagai tanda Yesus Kristus telah menyatakan kasihNya dengan mati dan bangkit untuk memberikan kemenangan bagi umatNya.

Kasih itulah yang menjadi dasar untuk berbagi kepada sesama manusia meski berbeda keyakinan.

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.