HomeTrendingRieke Desak Kejagung Cekal Keluarga Terlibat Kasus Timah hingga Kementerian Terkait  

Rieke Desak Kejagung Cekal Keluarga Terlibat Kasus Timah hingga Kementerian Terkait  

Published on

spot_img

 212 total views

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka, Memberikan Tanggapannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Terkait Dugaan Korupsi Rp 271 Triliun di PT. Timah yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (3/4/2024).

Dalam rapat tersebut, politisi PDI Perjuangan itu mendukung Kejaksaan Agung untuk mengeluarkan surat pencekalan bagi siapapun yang terlibat termasuk direksi, dalam dugaan korupsi di PT. Timah.

“Saya mendukung Kejaksaan Agung untuk keluarkan surat pencekalan, bagi seluruh siapapun yang terindikasi kuat terlibat termasuk para direksi, dan juga termasuk keluarganya untuk pencekalan” ucap Diah seperti yang disiarkan di TV Parlemen.

Diah beranggapan bahwa Kejaksaan Agung juga harus menyoroti oknum-oknum di internal PT. Timah oknum dan di Kementerian yang memberikan izin.

Baca juga:

Korupsi Timah, 2 Artis Terkenal Bakal Tersangka, Nama Kaesang Disentil

“Sehingga jangan hanya 16 orang yang disasar, jangan hanya swasta yang disasar, tetapi oknum-oknum di internal PT. Timah, dan jika ada di Kementerian lainnya, karena izin itu juga menyangkut Kementerian lainnya” ucap Rieke.

Dengan total dugaan korupsi Rp271 Triliun tersebut, Diah mengatakan pelaku kemungkinan bisa melakukan operasi wajah dengan uang sebesar itu.

“Karena ini angkanya fantastis ya, dengan kepemilikian uang sebesar itu orang bisa ngilang kemanapun, bisa juga operasi wajah dan sebagainnya” ucap Rieke dalam upayanya mendukung Kejaksaan Agung untuk mengeluarkan surat pencekalan.

Artikel Terbaru

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.

Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran Ala Ahok, Gimana Itu?

JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta yang dikenal dengan nama Ahok, memberikan komentarnya tentang program makan siang gratis yang menjadi program utama presiden terpilih Prabowo-Gibran. 

artikel yang mirip

Kalau Tak Ada Reformasi, PDIP: Tidak Ada Tukang Kayu Jadi Presiden, Sekarang Songong

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Diskusi Kudatuli dalam rangka mengenang peristiwa pengambilalihan secara paksa Kantor DPP PDIP yang dikuasai Megawati Soekarnoputri oleh massa pendukung Ketum PDI hasil kongres Medan, Soerjadi, pada 27 Juli 1996.

Teguh Prakosa Resmi Jadi Wali Kota Solo

SEMARANG - Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana resmi melantik Teguh Prakosa Wali Kota Solo menggantikan Gibran Rakabuming Raka di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Jateng, Jumat (19/7) malam.

Menteri PMK Bilang Rp7.500 Sudah Sangat Besar untuk Makan Bergizi Gratis  

INN NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy turut buka suara soal anggaran program makan bergizi gratis Prabowo-Gibran yang mau dipangkas menjadi Rp 7.500 per porsi.