HomeGaya HidupTetap Aman Saat Mudik dengan Kendaraan Pribadi, Ini Hal yang Harus Diperhatikan

Tetap Aman Saat Mudik dengan Kendaraan Pribadi, Ini Hal yang Harus Diperhatikan

Published on

spot_img

 264 total views

INN NEWS – Mudik sudah menjadi budaya orang Indonesia setiap tahunnya. Dalam rangka merayakan Hari Raya Idulfitri, pemerintah telah menetapkan cuti bersama pada tanggal 8, 9, 12 dan 15 April 2024, dan libur akhir pekan pada tanggal 13 April 2024.

Kesempatan ini tentunya tidak akan dilewatkan oleh sebagian besar masyarakat, tradisi ini menunjukkan rasa persaudaraan dan hubungan erat antara anggota keluarga, serta menguatkan ikatan sosial.

Setiap tahun, ribuan masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia melakukan perjalanan panjang kembali ke desa halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga mereka.

Persiapan untuk mudik biasanya dimulai jauh sebelumnya, dengan mempersiapkan segala hal mulai dari sarana transportasi hingga bekal perjalanan. Selain itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan juga lho dalam mudik nanti.

Ayo pelajari lebih lanjut tentang hal-hal yang harus diperhatikan INNers saat mudik, terutama dengan kendaraan ptibadi dalam artikel berikut ini.

Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mudik dengan Kendaraan Pribadi

Pertama, periksa kendaraan secara berkala. Sebelum memulai perjalanan, pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima dengan melakukan pemeriksaan rutin seperti ban, rem, oli, dan cairan pendingin mesin. Ini akan membantu mencegah masalah teknis yang tidak terduga di tengah perjalanan.

Kemudian jangan lupa untuk istirahat yang cukup dan bergantian saat mengemudi. Selama perjalanan, pastikan untuk istirahat secara teratur untuk menghindari kelelahan.

Jika perjalanan panjang, bergantianlah dalam mengemudi dengan sesama penumpang untuk menjaga konsentrasi dan keselamatan.

Ketiga persiapkan persediaan darurat. Siapkan perlengkapan darurat seperti peralatan medis ringan, alat pemadam kebakaran, dan alat komunikasi cadangan.

Juga, pastikan untuk membawa cukup air minum dan makanan ringan dalam perjalanan.

Terakhir tidak kalah penting, tetap patuhi aturan lalu lintas dan protokol kesehatan. Patuhi aturan lalu lintas dan batas kecepatan yang berlaku.

Selain itu, sesuaikan diri dengan protokol kesehatan yang berlaku, termasuk penggunaan masker dan menjaga jarak fisik di tempat-tempat umum, demi keselamatan bersama dalam perjalanan.

Artikel Terbaru

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.

Sepekan Ini Ramai Anak Bunuh Orang Tua, Ada yang Nikam Pakai Garpu Tanah

Sepekan ini berturut-turut kejadian anak bunuh orang tua yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

artikel yang mirip

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.