HomeGlobalIndonesia Minta Iran-Israel Tahan Diri, Serukan Perdamaian di Timur Tengah 

Indonesia Minta Iran-Israel Tahan Diri, Serukan Perdamaian di Timur Tengah 

Published on

spot_img

 265 total views

INN Internasional – Republik Indonesia (RI) melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) meminta pihak yang bertikai yakni Iran dan Israel agar menahan diri.

“Indonesia prihatin atas eskalasi situasi keamanan di Timur Tengah dan menyerukan semua pihak untuk menahan diri,” kata Kemlu RI lewat unggahan resmi di media sosial X.

Diketahui serangan drone dan rudal Iran dimulai sejak Sabtu (13/4) sampai Minggu (14/4) pagi. Ini merupakan serangan pertama Iran secara langsung ke Israel.

Selain Indonesia, negara lain di dunia terlebih dulu berakasi atas serangan Iran ke Israel. AS, sekutu dekat Israel, mengecam aksi Iran dan berjanji akan mendukung Zionis.

Arab Saudi Prihatin Iran Serang Israel, Desak Perdamaian

Sedangkan, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, mengutuk serangan tersebut. Menurutnya ini merupakan serangan sembrono yang berisiko mengobarkan ketegangan dan mengganggu stabilitas kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Saudi mengeluarkan pernyataan yang menyuarakan keprihatinannya.

Senada dengan RI, Saudi juga menyerukan agar semua pihak menahan diri dan menghindarkan kawasan dan rakyatnya dari bahaya perang.

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.