HomeGaya HidupKe Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry...

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Published on

spot_img

 2,828 total views

SUKOHARJO – Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

Sejak tahun tujuh puluhan, keahlian membuat gitar sudah diwariskan dari generasi ke generasi hingga saat ini. Hal ini membuat pengrajin gitar di kedua desa ini terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Terutama dalam hal pemasaran.

“Dulu waktu awal-awal, kami memasarkan gitar itu dari rumah ke rumah dan ada yang istilahnya kami titip jual,” ujar Sumardi (57) salah satu pengrajin gitar Desa Ngrombo saat ditemui INN baru-baru ini di kediamannya.

Pameran Gitar dari Desa Ngrombo (Gambar: Interestnews)

Namun seiring berjalannya waktu, gitar dari Ngrombo maupun Mancasan semakin dikenal masyarakat dan banyak diminati. Banyaknya permintaan pembeli tidak hanya melalui toko saja melainkan juga secara online.

Banyak pengrajin ataupun penjual gitar yang memanfaatkan perkembangan IT (Information and Technology) sebagai model penjualan/pemasaran terutama anak muda. Kini banyak platform marketplace (lokapasar) tersedia yang dapat dimanfaatkan.

Dengan adanya marketplace ini memudahkan para penjual gitar di kedua desa ini.

“untuk promosi kita buat video-video cinematic kemudian diupload dan diselipin produk,” ucap Yosep, admin salah satu toko gitar online di Mancasan saat ditemui INN.

Hal ini juga dapat memperluas target pasar, tidak hanya yang berkunjung ke toko saja, siapapun di seluruh Indonesia dapat memesan produk gitar dari sini.

Berbagai Macam Gitar yang Tersedia di Toko – INN

Bagi INNers yang ingin mendapatkan gita-gitar unik dan berkualitas produksi Indonesia, bisa mendatangi secara langsung toko-toko penjualan di Desa Ngrombo dan Mancasan.

Gitar home industry tersebut memiliki harga pasaran yang cukup terjangkau. Harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp100 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung jenis kayu dan tingkat kesulitan produksinya.

Proses pembuatan gitar juga bisa disaksikan pembeli secara langsung.

Produksi gitar dan alat musik petik lainnya dari kedua desa ini, tak hanya dikenal di tingkat daerah saja, melainkan juga di tingkat nasional maupun internasional.

Artikel Terbaru

22Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren

INNNEWS – Kebakaran terjadi di sebuah apartemen di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, sehingga memicu...

Keraton Surakarta Sebut Perlu Dukungan untuk Melestarikan Kebudayaan Jawa

INNNEWS-Keraton Surakarta Hadiningrat menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai pihak guna menjaga dan melestarikan kebudayaan...

Ratusan Siswa di Klaten Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat di Puskesmas Majegan

INNNEWS-Klaten – Ratusan siswa dan guru di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diduga...

Mimbar Agama Disuruh ‘Tenang’? Publik Curiga Ada Upaya Membungkam Suara Kritis!

INNEWS - Sebuah surat resmi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur memicu...

artikel yang mirip

22Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren

INNNEWS – Kebakaran terjadi di sebuah apartemen di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, sehingga memicu...

Keraton Surakarta Sebut Perlu Dukungan untuk Melestarikan Kebudayaan Jawa

INNNEWS-Keraton Surakarta Hadiningrat menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai pihak guna menjaga dan melestarikan kebudayaan...

Ratusan Siswa di Klaten Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat di Puskesmas Majegan

INNNEWS-Klaten – Ratusan siswa dan guru di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, diduga...