HomeGaya HidupKe Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry...

Ke Kampung Gitar Legendaris Sukoharjo yang Mendunia, Pulang Bawa Gitar Home Industry Berkualitas

Published on

spot_img

 2,795 total views

SUKOHARJO – Memiliki julukan kampung gitar, Desa Ngrombo dan Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini memiliki keunikan lantaran mayoritas warganya berprofesi sebagai pengrajin gitar.

Sejak tahun tujuh puluhan, keahlian membuat gitar sudah diwariskan dari generasi ke generasi hingga saat ini. Hal ini membuat pengrajin gitar di kedua desa ini terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Terutama dalam hal pemasaran.

“Dulu waktu awal-awal, kami memasarkan gitar itu dari rumah ke rumah dan ada yang istilahnya kami titip jual,” ujar Sumardi (57) salah satu pengrajin gitar Desa Ngrombo saat ditemui INN baru-baru ini di kediamannya.

Pameran Gitar dari Desa Ngrombo (Gambar: Interestnews)

Namun seiring berjalannya waktu, gitar dari Ngrombo maupun Mancasan semakin dikenal masyarakat dan banyak diminati. Banyaknya permintaan pembeli tidak hanya melalui toko saja melainkan juga secara online.

Banyak pengrajin ataupun penjual gitar yang memanfaatkan perkembangan IT (Information and Technology) sebagai model penjualan/pemasaran terutama anak muda. Kini banyak platform marketplace (lokapasar) tersedia yang dapat dimanfaatkan.

Dengan adanya marketplace ini memudahkan para penjual gitar di kedua desa ini.

“untuk promosi kita buat video-video cinematic kemudian diupload dan diselipin produk,” ucap Yosep, admin salah satu toko gitar online di Mancasan saat ditemui INN.

Hal ini juga dapat memperluas target pasar, tidak hanya yang berkunjung ke toko saja, siapapun di seluruh Indonesia dapat memesan produk gitar dari sini.

Berbagai Macam Gitar yang Tersedia di Toko – INN

Bagi INNers yang ingin mendapatkan gita-gitar unik dan berkualitas produksi Indonesia, bisa mendatangi secara langsung toko-toko penjualan di Desa Ngrombo dan Mancasan.

Gitar home industry tersebut memiliki harga pasaran yang cukup terjangkau. Harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp100 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung jenis kayu dan tingkat kesulitan produksinya.

Proses pembuatan gitar juga bisa disaksikan pembeli secara langsung.

Produksi gitar dan alat musik petik lainnya dari kedua desa ini, tak hanya dikenal di tingkat daerah saja, melainkan juga di tingkat nasional maupun internasional.

Artikel Terbaru

PDIP Solo Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen untuk Masyarakat SOLO

INNNEWS– Dalam upaya nyata membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, DPC PDI Perjuangan (PDIP)...

Soal Polemik Saiful Mujaini, Pakar Politik NSL : Kekuasaan Tanpa Kehadiran Oposisi Menyimpan Bahaya Laten Yang Jauh Lebih Destruktif

INNNEWS- Sebelumnya, Saiful yang dikenal sebagai pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) itu meminta...

BOM DEMOGRAFI: Masalah Terbesar Kedua RI (Bg. 2) 75% Potensi dan 5 Tahun Sekolah Hilang

INNNEWS- Kalau masalah pertama adalah rapuhnya fondasi belajar, maka masalah kedua adalah akibat lanjutannya:...

Praktik Sains Pakai Senapan Rakitan, Siswa SMP di Siak Tewas

INNNEWS – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Siak, Riau, ketika seorang siswa Sekolah Menengah...

artikel yang mirip

PDIP Solo Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen untuk Masyarakat SOLO

INNNEWS– Dalam upaya nyata membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, DPC PDI Perjuangan (PDIP)...

Soal Polemik Saiful Mujaini, Pakar Politik NSL : Kekuasaan Tanpa Kehadiran Oposisi Menyimpan Bahaya Laten Yang Jauh Lebih Destruktif

INNNEWS- Sebelumnya, Saiful yang dikenal sebagai pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) itu meminta...

BOM DEMOGRAFI: Masalah Terbesar Kedua RI (Bg. 2) 75% Potensi dan 5 Tahun Sekolah Hilang

INNNEWS- Kalau masalah pertama adalah rapuhnya fondasi belajar, maka masalah kedua adalah akibat lanjutannya:...