HomeTrendingDuh, Ketua KPU Pelanggaran Lagi: Diduga Asusilakan Anggota PPLN

Duh, Ketua KPU Pelanggaran Lagi: Diduga Asusilakan Anggota PPLN

Published on

spot_img

 116 total views

JAKARTA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari dilaporkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas dugaan pelanggaran etik terkait perilaku tidak senonoh terhadap seorang anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

Ini merupakan kali kesekian Hasyim melakukan pelanggaran etik meski terus disanksi. Kali ini bahkan trending 1 di Twitter Indonesia pagi ini.

Laporan tersebut disampaikan oleh Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LKBH FHUI) pada Kamis (18/4).

Aristo Pangaribuan, kuasa hukum LKBH FHUI, mengungkapkan bahwa Ketua KPU tersebut dilaporkan karena dugaan melanggar etika integritas dan profesionalitas dalam menjalin hubungan personal yang romantis dengan seorang anggota PPLN di luar negeri.

“Hari ini kita melaporkan ketua KPU ke DKPP atas pelanggaran etik integritas dan profesionalitas yang diduga melibatkan tindakan-tindakannya dalam membina hubungan personal, hubungan romantis dengan seorang PPLN di luar negeri,” kata Kuasa Hukum LKBH FHUI.

Menurut Aristo, pertemuan pertama antara Hasyim dan korban dilaporkan terjadi sejak Agustus 2023 hingga Maret 2024. Namun, laporan ini baru diungkapkan saat ini karena khawatir akan mempengaruhi Pemilu.

Aristo menegaskan bahwa tidak ada motif politik dalam laporan tersebut, semata-mata demi kepentingan korban. Ia juga menuduh Hasyim menyalahgunakan kekuasaannya untuk kepentingan pribadi.

Selain itu, Aristo mengaitkan kasus ini dengan kasus sebelumnya yang menjerat Hasyim, yakni kasus etik yang melibatkan Ketum Partai Republik Satu, Hasnaeni Moein alias Wanita Emas. Ketika ditanya mengenai laporan tersebut, Hasyim Asyari memberikan tanggapan yang singkat, menyatakan bahwa ia akan merespons pada waktu yang tepat.

Sementara itu, LKBH FHUI menilai bahwa kasus ini memiliki kesamaan tipologi dengan kasus sebelumnya yang melibatkan Hasyim.

Sebelumnya, DKPP pernah memutuskan bahwa Hasyim dan komisioner lainnya melanggar kode etik terkait dengan lolosnya Gibran Rakabuming sebagai calon wakil presiden. Dalam putusan tersebut, Hasyim dijatuhi sanksi peringatan keras terakhir.

Artikel Terbaru

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.

Sepekan Ini Ramai Anak Bunuh Orang Tua, Ada yang Nikam Pakai Garpu Tanah

Sepekan ini berturut-turut kejadian anak bunuh orang tua yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

artikel yang mirip

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.