HomeTrendingAda Kurang Lebih 100 Lubang di Sepanjang Jalan Raya Solo-Baki, Berbahaya 

Ada Kurang Lebih 100 Lubang di Sepanjang Jalan Raya Solo-Baki, Berbahaya 

Published on

spot_img

 839 total views

SUKOHARJO – Ada kurang lebih seratusan lubang besar dan kecil di sepanjang jalan raya Solo-Baki di Kecamatan Grogol, Sukoharjo yang mengganggu pengendara saat melintas.

Apalagi jalan ini merupakan salah satu jalan alternatif yang dilalui pengendera jalur Solo-Sukoharjo-Klaten hingga Yogyakarta.

Jalanan rusak tersebut dapat ditemukan saat melintasi belokan kanan Patung Soekarno (dari arah Solo Kota), area Desa Kwarasan, hingga SPBU Baki.

Dari pantauan INN, Selasa (23/4) jalan tersebut cukup mengganggu arus lalulintas pulang pergi pengendara dan mengakibatkan macet lantaran pengendara yang berhati-hati menghindari lubang.

Bahkan sebagian pengendara juga terpaksa melawan arus lalulintas untuk menghindari lubang.

Jalanan berlubang tersebut makin berbahaya saat hujan. Pasalnya lubang yang kecil maupun besar akan digenangi air dan bisa membuat pengendara terjatuh.

Senin malam dalam pantauan INN, melintasi jalan tersebut dalam kondisi hujan, memang sempat terjadi macet panjang akibat pengendara yang harus menghindari lubang yang tergenang.

Sementara pengendara lainnya juga terlihat ngebut melawan arah.

Hingga berita ini ditayang, redaksi masih mencoba menghubungi pihak terkait untuk mengonfirmasi kondisi jalan tersebut.

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.