HomeTrendingMenang Pilpres, Menanti Janji Prabowo Gibran: 19 Juta Lapangan Kerja, Turunkan Kemiskinan...

Menang Pilpres, Menanti Janji Prabowo Gibran: 19 Juta Lapangan Kerja, Turunkan Kemiskinan Ekstrem 2 Tahun

Published on

spot_img

 183 total views

INN NEWS – Pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka telah resmi ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024-2029 pada Rabu, 24 April 2024.

Diketahui, Paslon yang diusung koalisi raksasa yakni Koalisi Indonesia Maju (KIM) ini memiliki sejumlah program unggulan yang dijanjikan akan terlaksana jika mereka terpilih.

Berikut program-program dan janji-janji Prabowo Gibran yang akan dilaksanakan baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang, dihimpun INN Indonesia dari lembaran program visi-misi hinga janji-janji yang dilontarkan saat debat Pilpres.

Makan Siang Gratis

Makan siang gratis adalah satu program yang sejak dirilis dalam masa kampanye selalu menuai kontroversi baik dari pihak lawan maupun masyarakat umum.

Diketahui, program ini akan menyasar daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) terlebih dahulu mulai 2025 mendatang.

Hitungan tim Prabowo memperkirakan anggaran Makan Siang Gratis di Sekolah akan menghabiskan dana sekitar US$ 30 miliar (Rp 471 triliun).

Anggaran tersebut dengan mempertimbangkan asumsi Indeks $ 1 per makan seperti UN WFP.

Pengangguran & Lapangan Kerja

Gibran mengklaim bisa membuka 19 juta lapangan pekerjaan jika berhasil mengembangkan beberapa sektor sekaligus.

“Hilirisasi pertanian, perikanan digital dan UMKM, kita lanjutkan pemerataan pembangunan yang tidak Jawa Sentris, kita genjot terus ekonomi kreatif dan UMKM. Kita ada 64 juta UMKM yang sumbang 61% untuk PDB kita jika 4 langkah bisa dipenuhi Insya Allah akan terbuka 19 juta lapangan pekerjaan,” klaim Gibran dalam pembukaan debat Cawapres, di Gedung JCC Senayan, Jakarta, Jumat (22/12/2023).

Tax Ratio

Pasangan Prabowo-Gibran memasang target rasio perpajakan hingga 23% di dalam visi-misinya.

Target perpajakan ini juga sempat disinggung dalam debat cawapres yang dihelat Jumat (22/12/2023).

Pertumbuhan Ekonomi

Tim Kampanye Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menilai target pertumbuhan ekonomi 6-7% sebagaimana yang ada dalam visi-misi mereka mutlak diperlukan.

Kemiskinan Ekstrem

Prabowo-Gibran berkomitmen mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia dalam waktu dua tahun pertama masa jabatan.

Prabowo-Gibran juga memiliki target untuk menurunkan angka kemiskinan secara signifikan hingga di bawah 5% dalam waktu lima tahun.

Absen Penetapan Presiden Wapres Terpilih, PDIP Lanjut Gugat KPU di PTU

 

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.