HomeTrendingKader PSI Minta 2 Menteri ke Prabowo-Gibran, Kaesang: Satu-satu Dulu

Kader PSI Minta 2 Menteri ke Prabowo-Gibran, Kaesang: Satu-satu Dulu

Published on

spot_img

 969 total views

JAKARTA – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep berharap agar PSI mendapat jatah menteri di kabinet  Prabowo-Gibran.

Hal itu disampaikannya dalam penutupan pembekalan anggota legislatif terpilih PSI di Hotel Aryaduta, Menteng, Jumat, 26 April 2024.

“Saya cuma mau tanya satu, cocok enggak kalau PSI punya satu menteri di kabinet?” tanya Kaesang yang disambut riuh tepuk tangan dari ratusan kader yang hadir.

Para kader juga kompak menjawab setuju ke Kaesang dengan harapan yang sama.

Bahkan sebagian kader meminta dua jatah menteri dalam pemerintahan akan datang.

Menanggapi permintaan tersebut, Kaesang tertawa dan menjawab begini, “Satu-satu dulu, lobby-nya susah.”

“Walau nomor 2 bukan berarti jatahnya 2. Kan kita nomor 15, bilang aja 15?” lanjutnya diikuti tepuk tangan dan tawa meriah dari para kader.

Putra sulung Presiden Jokowi Widodo itu pun turut menyatakan harapannya apabila nanti diberi mandat oleh presiden terpilih, Prabowo Subianto untuk jatah menteri. Hal tersebut dapat diemban oleh salah satu kader terbaik di partainya.

“Saya minta tolong semua untuk teman-teman yang terpilih menjadi anggota dewan ikut serta untuk mengawal nanti menteri yang dari PSI. Ya, setuju ya?” tutur dia.

Adapun Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni, mengungkapkan harapannya agar Kaesang tetap bersama PSI hingga 2029 nanti. Menanggapi hal tersebut, Kaesang menyatakan akan bekerja dulu sampai Pilkada 2024 usai.

“Nanti setelah itu ya kita pikirkan lagi ya. Saya juga mungkin mau memberikan kesempatan buat Pak Sekjen kalau mau menjadi Ketua Umum,” pungkasnya.

Artikel Terbaru

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.

Sepekan Ini Ramai Anak Bunuh Orang Tua, Ada yang Nikam Pakai Garpu Tanah

Sepekan ini berturut-turut kejadian anak bunuh orang tua yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

artikel yang mirip

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.