HomeTrendingRibuan Buruh Demo Jokowi, Tuntut Kepastian Hukum untuk Ojol hingga UU Cipta...

Ribuan Buruh Demo Jokowi, Tuntut Kepastian Hukum untuk Ojol hingga UU Cipta Kerja

Published on

spot_img

 138 total views

JAKARTA – Ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa di Hari Buruh Internasional atau May Day 2024, tepatnya di depan Tugu Patung Kuda Jalan Merdeka Barat, (1/05).

Berdasarkan keterangan dari narasumber INN Indonesia bernama Rizki (21), aksi unjuk rasa tersebut dimulai dari Bundaran HI menuju Tugu Patung Kuda.

Aksi unjuk rasa tersebut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari ojek online (ojol), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, hingga mahasiswa.

Adapun tuntutan yang disampaikan diantaranya, pencabutan UU Omnibuslaw Cipta Kerja, kepastian hukum untuk ojol, penghapusan presiden threshold 20% dan parlement threshold 4%.

Kabarnya para pendemo yang hendak melakukan demonstrasi sempat untuk berjalan kaki ke istana negara, tetapi dihadang barikade.

Hal ini menyebabkan aksi mereka terhambat dan tidak mencapai tujuan. Terhambatnya aksi ini dikarenakan Presiden Joko Widodo sedang melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kunjungan kerja tersebut telah direncanakan jauh-jauh hari, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional. Sesuai dengan yang disampaikan oleh Juru Bicara Kepresidenan Yusuf Permana.

“Rencana kunjungan ke Jawa Timur dan NTB sudah dirancang jauh-jauh hari,” ucap Yusuf di Jakarta, Rabu (1/05).

Massa memasang spanduk yang bergambarkan wajah Jokowi dengan beberapa tuntutan terkait kesehjateraan buruh.

Dalam spanduk itu juga menunjukan kekecewaan berbagai kalangan dari peserta massa yang bertuliskan kritik kepada Jokowi.

“PENJAHAT DEMOKRASI, TANGKAP DAN ADILI JOKO WIDODO, RAJA NEPOTISME PERUSAK KONSTITUSI” tulis masa di spanduk yang menunjukkan wajah Jokowi.

Artikel Terbaru

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.

Sepekan Ini Ramai Anak Bunuh Orang Tua, Ada yang Nikam Pakai Garpu Tanah

Sepekan ini berturut-turut kejadian anak bunuh orang tua yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

artikel yang mirip

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.