HomeTrendingRibuan Buruh Demo Jokowi, Tuntut Kepastian Hukum untuk Ojol hingga UU Cipta...

Ribuan Buruh Demo Jokowi, Tuntut Kepastian Hukum untuk Ojol hingga UU Cipta Kerja

Published on

spot_img

 562 total views

JAKARTA – Ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa di Hari Buruh Internasional atau May Day 2024, tepatnya di depan Tugu Patung Kuda Jalan Merdeka Barat, (1/05).

Berdasarkan keterangan dari narasumber INN Indonesia bernama Rizki (21), aksi unjuk rasa tersebut dimulai dari Bundaran HI menuju Tugu Patung Kuda.

Aksi unjuk rasa tersebut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari ojek online (ojol), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, hingga mahasiswa.

Adapun tuntutan yang disampaikan diantaranya, pencabutan UU Omnibuslaw Cipta Kerja, kepastian hukum untuk ojol, penghapusan presiden threshold 20% dan parlement threshold 4%.

Kabarnya para pendemo yang hendak melakukan demonstrasi sempat untuk berjalan kaki ke istana negara, tetapi dihadang barikade.

Hal ini menyebabkan aksi mereka terhambat dan tidak mencapai tujuan. Terhambatnya aksi ini dikarenakan Presiden Joko Widodo sedang melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kunjungan kerja tersebut telah direncanakan jauh-jauh hari, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional. Sesuai dengan yang disampaikan oleh Juru Bicara Kepresidenan Yusuf Permana.

“Rencana kunjungan ke Jawa Timur dan NTB sudah dirancang jauh-jauh hari,” ucap Yusuf di Jakarta, Rabu (1/05).

Massa memasang spanduk yang bergambarkan wajah Jokowi dengan beberapa tuntutan terkait kesehjateraan buruh.

Dalam spanduk itu juga menunjukan kekecewaan berbagai kalangan dari peserta massa yang bertuliskan kritik kepada Jokowi.

“PENJAHAT DEMOKRASI, TANGKAP DAN ADILI JOKO WIDODO, RAJA NEPOTISME PERUSAK KONSTITUSI” tulis masa di spanduk yang menunjukkan wajah Jokowi.

Artikel Terbaru

PDIP Solo Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen untuk Masyarakat SOLO

INNNEWS– Dalam upaya nyata membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, DPC PDI Perjuangan (PDIP)...

Soal Polemik Saiful Mujaini, Pakar Politik NSL : Kekuasaan Tanpa Kehadiran Oposisi Menyimpan Bahaya Laten Yang Jauh Lebih Destruktif

INNNEWS- Sebelumnya, Saiful yang dikenal sebagai pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) itu meminta...

BOM DEMOGRAFI: Masalah Terbesar Kedua RI (Bg. 2) 75% Potensi dan 5 Tahun Sekolah Hilang

INNNEWS- Kalau masalah pertama adalah rapuhnya fondasi belajar, maka masalah kedua adalah akibat lanjutannya:...

Praktik Sains Pakai Senapan Rakitan, Siswa SMP di Siak Tewas

INNNEWS – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Siak, Riau, ketika seorang siswa Sekolah Menengah...

artikel yang mirip

PDIP Solo Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen untuk Masyarakat SOLO

INNNEWS– Dalam upaya nyata membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, DPC PDI Perjuangan (PDIP)...

Soal Polemik Saiful Mujaini, Pakar Politik NSL : Kekuasaan Tanpa Kehadiran Oposisi Menyimpan Bahaya Laten Yang Jauh Lebih Destruktif

INNNEWS- Sebelumnya, Saiful yang dikenal sebagai pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) itu meminta...

BOM DEMOGRAFI: Masalah Terbesar Kedua RI (Bg. 2) 75% Potensi dan 5 Tahun Sekolah Hilang

INNNEWS- Kalau masalah pertama adalah rapuhnya fondasi belajar, maka masalah kedua adalah akibat lanjutannya:...