HomeTrendingViral Mahasiswa Katolik Dihajar Saat Doa Rosario, Netizen: RIP Toleransi Indonesia

Viral Mahasiswa Katolik Dihajar Saat Doa Rosario, Netizen: RIP Toleransi Indonesia

Published on

spot_img

 608 total views

JAKARTA – Sejumlah mahasiswa dari Universitas Pamulang (Unpam) menjadi korban kekerasan oleh warga setempat saat hendak melaksanakan ibadah rosario.

Dalam video yang sedang viral di media sosial, salah satu mahasiswa dari Unpam menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangannya, mahasiswa-mahasiwa tersebut dihadang dan diintimidasi oleh RT setempat.

“Pas temen saya ngadain ibadah doa Maria trus RT ngomong, lu ngga ngehargain gue jadi RT disini?, udah gue bilangin kagak boleh ibadah di sini. Kalo lu mau ibadah ke gereja sana, kalian beraninya tidak menghargai saya RT,” ucap mahasiswi dalam video yang dibagikan akun Instagram @rakat_cintadamai baru-baru ini.

Kasus tersebut telah ditangani oleh Polres Tangerang Selatan. Berdasarkan keterangan AKBP Ibnu Bagus selaku Kapolres Tangerang Selatan, para pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut telah diamankan.

“Soal dugaan tindak pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan sebagaimana yang dimaksud, nantinya dikenalkan pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP, tapi mohon waktu untuk pemeriksaan lanjutan, karena kami melakukan pemanggilan juga pada lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan toko pemuda setempat,” ucap Ibnu dalam keterangan resminya pada Selasa (7/5).

Video viral tersebut juga ramai dikomentari oleh netizen, beberapa komentar menunjukkan pengalaman dan rasa kecewanya terhadap sifat-sifat intoleran di Indonesia.

“Kayaknya toleransi di Indonesia hanya tersisa di Indonesia Timur sa” komentar pemilik akun instagram @dapoeraba_ra10.

“Pernah ngalamin hal yang sama.. ketika sedang berdoa langsung ditegur.. padahal doanya pelan-pelan bahkan tanpa nyanyi..” @vheny_halle.

‘RIP toleransi di Indonesia,” tulis @dhonny..

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.