HomeTrendingBanjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar, Belasan Orang Tewas dan Hilang

Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar, Belasan Orang Tewas dan Hilang

Published on

spot_img

 211 total views

INN NEWS – Bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi menerjang Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu malam (11/5).

Data dari Basarnas Padang, hingga Minggu (12/5) siang, 12 warga meninggal dunia dan empat warga lainnya hilang.

“Korban meninggal 12 orang, sembilan sudah diidentifikasi, tiga korban belum. Empat orang lagi masih dalam pencarian,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Abdul Malik, dalam keterangannya.

Dijelaskannya, keseluruhan korban meninggal telah dievakuasi ke RSUD Achmad Mochtar Kota Bukittinggi untuk diidentifikasi. Proses evakuasi dan pencarian masih berlangsung.

“Ini data sementara, ini akan berlanjut, kami masih assesment dan melakukan pencarian di titik-titik banjir di dua lokasi itu. Sampai sekarang proses evakuasi,” ungkapnya.

Dari video-video yang beredar, banjir lahar dingin ini cukup parah. Bahkan aliran lahar dingin cukup deras. Selain memakan korban jiwa, rumah warga dan fasilitas umum lainnya dilaporkan rusak.

Belum diketahui berapa total pasti kerusakan akibat dampak bencana ini.

Artikel Terbaru

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.

Sepekan Ini Ramai Anak Bunuh Orang Tua, Ada yang Nikam Pakai Garpu Tanah

Sepekan ini berturut-turut kejadian anak bunuh orang tua yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

artikel yang mirip

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.