HomeTrendingSempat Milih Paman Jadi PLH Sekda Medan, Bobby: Bukan Tiba-tiba dari Lurah...

Sempat Milih Paman Jadi PLH Sekda Medan, Bobby: Bukan Tiba-tiba dari Lurah Jadi Kadis

Published on

spot_img

 589 total views

INN NEWS – Wali Kota Medan, Bobby Nasution menjadi perbincangan publik usai menunjuk pamannya Benny Sinomba Siregar menjadi Pelaksana Harian (Plh) Sekda Medan pada Rabu (24/4).

Dalam keterangannya di Kantor Pemkot Medan, Senin (13/5), Bobby mengungkapkan alasannya mengangkat sang paman jadi PLH Sekda.

Dijelaskan Bobby, mengangkat pamannya menjadi Plh Sekda Medan karena dirinya telah mengajukan cuti kerja. Sedangkan proses pengajuan Pj Sekda memerlukan mekanisme persetujuan dari Pj Gubernur Sumatera Utara.

“Penunjukan Plh kemarin itu karena masa cuti saya mepet karena pak Wiriya (Sekda Medan) dilantik sebagai Pj Bupati Deli Serdang Senin (22/4). Saya harus berangkat, cuti kemarin. Jadi menunjuk Plh untuk menunggu pengajuan Pj itu harus ada dari Pak Gubernur,” kata menantu presiden Joko Widodo itu.

Eks politisi yang dipecat PDI Perjuangan itu  mengklaim penunjukan pamannya menjadi Plh Sekda Medan sudah melewati berbagai tahapan.

“Dia paman saya. Di sini manggil paman tulang. Beliau sebelum saya jadi wali kota juga sudah dinas di Pemko Medan dan beliau juga sudah menjalani pimpinan OPD juga sesuai dengan tahapan-tahapannya dan sesuai. Dan penunjukan beliau kemarin sudah disampaikan Pak Wakil Wali Kota Medan,” ujarnya.

Benny jelas Bobby telah memiliki pengalaman panjang di Pemerintahan Kota Medan. Penunjukan Benny sebagai Plh Sekda didasarkan pada prestasinya yang sudah terbukti sebelumnya.

“Beliau menjalani tahapan menjadi pimpinan OPD sesuai dengan kategori. Tahap-tahapannya sama, boleh dicek. Bukan tiba-tiba dari lurah jadi kepala dinas. Tahapannya sesuai semua,” pungkas Bobby.

Bobby kemudian melantik Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan Topan Ginting menjadi Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan yang baru mengantikan pamannya.

 

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.