HomeGaya HidupButet Pamer Karya 'Patung Kurus Hidung Panjang', Ini Maknanya

Butet Pamer Karya ‘Patung Kurus Hidung Panjang’, Ini Maknanya

Published on

spot_img

 966 total views

JAKARTA – Seniman Butet Kartaredjasa menggelar Pameran Seni Rupa Melik Nggendong Lali’ di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat belum lama ini.

Saat ditanya makna dari salah satu karyanya yang ditampilkan yakni patung kurus hidung panjang, Butet pun mengatakan “Saya bebaskan untuk ditafsir. Arti patung ini simbol kepalsuan dan kemunafikan,” ujar Butet kepada wartawan.

Dikatakannya demikian, lantaran patung tersebut bebas ditafsirkan oleh pengunjung. Menurutnya, seni itu multitafsir.

“Saya tidak ingin mendikte orang yang ngelihat. Bebas,” kata Butet.

Butet mengatakan perlu waktu 4 tahun untuk mempersiapkan Pameran Seni Malik Nggendong Lali. Menurutnya, ini cara seorang seniman mengekspresikan diri.

“Tidak semua seniman bernasib baik seperti saya. Saya berimpresikan saat ini bisa dikunjungi oleh seorang presiden, presiden kelima,” ucap Butet.

Sebab pameran tersebut memang juga dihadiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Lanjutnya, seorang seniman tidak terbatas pada teritori. Seniman adalah orang kreatif yang bisa melewati batasnya.

“Ini merupakan sebuah kemewahan dan kehormatan. Saya merasa ini apresiasi atas apa yang saya kerjakan dan tidak sia-sia yang saya kerjakan,” ujar Butet.

Butet juga mengajak Asmudjo J. Irianto sebagai kurator. Pameran Melik Nggendong Lali akan membawa pengunjung untuk menyelam spiritualitas dan realitas sosial politik lewat karya.

Karya-karya ini diawali oleh laku spiritual Butet Kartaredjasa dengan ritual penulisan nama berulang-ulang pada secarik kertas.

Pameran ini menunjukkan keterampilan dan kekuatan dalam mengubah esoteris menjadi eksoteris.

Pencerahan spiritual yang personal diperpanjang menjadi karya seni dalam dimensi yang terbuka dan diperluas menyangkut dimensi sosial-politik.

 

Artikel Terbaru

AI Forward Deployed Engineer: Profesi Baru yang Muncul di Era Kecerdasan Buatan

INNNEWS– Perkembangan kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mengubah cara perusahaan bekerja, tetapi juga melahirkan...

Seminar Kebangsaan Rumah Belajar Pancasila Dorong Nilai Gotong Royong dan Toleransi di Masyarakat

INNNEWS – Rumah Belajar Pancasila menyelenggarakan Seminar Kebangsaan bertema “Membangun Masyarakat Keluarga Pancasila” di Pendopo...

Di Depan Macron, Prabowo Instruksikan Sekolah di RI Ajarkan Bahasa Prancis

INNNEWS-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rencana penguatan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan...

Kisah Lansia Asal Surakarta Bertahan Hidup dengan Jual Bunga dan Bersihkan Makam

INNNEWS-Seorang lansia asal Surakarta, Jawa Tengah, menjadi perhatian warga setelah kisah perjuangannya bertahan hidup...

artikel yang mirip

AI Forward Deployed Engineer: Profesi Baru yang Muncul di Era Kecerdasan Buatan

INNNEWS– Perkembangan kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mengubah cara perusahaan bekerja, tetapi juga melahirkan...

Seminar Kebangsaan Rumah Belajar Pancasila Dorong Nilai Gotong Royong dan Toleransi di Masyarakat

INNNEWS – Rumah Belajar Pancasila menyelenggarakan Seminar Kebangsaan bertema “Membangun Masyarakat Keluarga Pancasila” di Pendopo...

Di Depan Macron, Prabowo Instruksikan Sekolah di RI Ajarkan Bahasa Prancis

INNNEWS-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rencana penguatan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan...