HomeTrendingKode Megawati Soal Oposisi hingga Penggantinya

Kode Megawati Soal Oposisi hingga Penggantinya

Published on

spot_img

 750 total views

INN NEWS – Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyentil posisi Ketua DPP Puan Maharani yang saat ini menjabat sebagai ketua DPR RI.

Megawati mengungkapkan bahwa Puan sering bepergian ke luar negeri untuk melaksanakan tugasnya sampai-sampai membuatnya terpikir untuk bertukar peran.

Dalam pidatonya di Rakernas V PDIP di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Megawati Soekarnoputri terisak. Suaranya bergetar saat mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selalu mendukung partainya.

Megawati tampaknya mengisyaratkan kecenderungan untuk menjadi bagian dari oposisi.

Dia memulai dengan membahas proses pemilu legislatif dan pemilu presiden yang masih berlangsung.

Megawati juga menyinggung tentang pembukaan Rakernas V PDIP yang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam tiga stanza karya Wage Rudolf Sopratman. Setelah itu, ekspresi Megawati terlihat penuh dengan keharuan.

“Dan atas nama PDI Perjuangan, kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang dengan penuh semangat dan kecintaanya selalu mendukung PDI Perjuangan ia tetap berdiri tegap, tetap menjadi pemenang Pemilu Legislatif 3 kali berturut-turut,” ucap Presiden ke-5 RI.

Selain itu, Megawati menyoroti peran Puan Maharani. Megawati mencatat bahwa Puan sering melakukan perjalanan ke luar negeri dalam tugasnya, bahkan Megawati mempertimbangkan gagasan pertukaran posisi.

Dalam suasana yang santai, Megawati juga menyinggung kebiasaan Puan dalam melakukan perjalanan dinas internasional, serta dengan candaan menawarkan ide pertukaran jabatan antara keduanya.

“Sebagai Ketua DPR wah pergi keluar negeri terus, tapi itu kerja lho bukannya menjadi turis. Jadi saya kalo beliau pamit, kemaren ikut di Bali lalu kapan itu ke Meksiko. Jadi saya bilang gentian lah sama saya, saya deh yang jadi Ketua DPR, kamu yang jadi Ketua Umum,” ucap Megawati seperti disiarkan di Youtube PDI Perjuangan.

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.