HomeTrendingDaftar Pilwalkot Solo via PDIP, Baliho Her Suprabu Ramai Bertebaran

Daftar Pilwalkot Solo via PDIP, Baliho Her Suprabu Ramai Bertebaran

Published on

spot_img

 194 total views

SOLO – Baliho pengusaha muda yang yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP Solo Her Suprabu mulai bertebaran di jalanan maupun perumahan warga di Kota Bengawan.

Dari pantauan INN Indonesia di sejumlah ruas jalan dan perumahan warga pada Selasa, 4 Juni 2024, baliho Her mulai dipajang dengan gagah.

Baliho tersebut menampilkan wajah Her dengan tulisan ‘Solo Modern Solo Berbudaya’,. Demikian isi baliho Her Suprabu yang terlihat di Danukusuman, Serengan Solo.

Diketahui, Her Suprabu telah mendaftarlan diri untuk waju dalam pemilihan walikota (Pilwalkot) Solo 2024 melalui partainya sendiri PDI Perjuangan (PDIP) pada Kamis (2/5/2024) ke DPC PDIP Solo.

Dia didampingi sejumlah kader dan badan sayap partai banteng. Juga ada juga dari rekan-rekannya KONI, Kadin, HIPMI dan KNPI.

“Ini sebagai wujud upaya kita untuk terus berjuang menjaga kejayaan partai PDIP di Solo,” ujar Her Suprabu kala mendaftar.

Her menegaskan, siap mengikuti proses penjaringan yang ada di PDIP. Sebagai salah satu kader, ia merasa terpanggil ikut dalam kontestasi di Pilkada Solo.

“Jadi kami ingin mewarnai, sengaja mendaftar di 2 Mei ini yang merupakan Hari Pendidikan Nasional. Mudah-mudahan ini menjadi wujud dari pendidikan berpolitik, karena memang politik itu harus diiringi dengan semangat belajar dan belajar,” ujarnya.

Her Suprabu mengaku, sengaja mendaftar sebagai bakal calon wali kota, karena tahun 2015 lalu pernah ikut penjaringan sebagai bakal calon wakil wali kota lewat PDIP juga. Sehingga pada Pilkada 2024 nanti maju dan mendaftar sebagai bakal calon wali kota.

“Dulu pernah daftar sebagai bakal calon wakil wali kota, setelah 10 tahun naik sebagai calon wali kota. Tapi apapun hasilnya, yang pasti kami berikhtiar proses di partai dan siapapun rekomendasi dari DPP kami menghormati,” ungkapnya.

“Yang pasti kami berjuang, berikhtiar maksimal. Harapannya nanti partai bisa memutuskan yang terbaik dan siapapun nanti yang direkomendasi, pasti kami mendukung, memenangkan untuk jadi wali kota dan wakil wali kota,” imbuhnya.

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.