HomeTrendingPAN Dorong Kaesang dan Anak Ketumnya di Pilgub Jakarta, Sindir Anies: Pilpres...

PAN Dorong Kaesang dan Anak Ketumnya di Pilgub Jakarta, Sindir Anies: Pilpres Aja Kita Menang 

Published on

spot_img

 602 total views

JAKARTA – Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay mengkritik mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan yang mencalonkan diri sebagai calon gubernur dalam Pilgub Jakarta 2024.

Saleh menilai Anies terlalu memaksakan diri untuk ikut dalam kontestasi tersebut, padahal Anies bukan merupakan kader partai. Selain itu, Saleh juga menyinggung pencalonan Anies di Pilpres 2024.

“Nah ditanya apakah kurang lebih gini berani bersaing sama Anies di DKJ? Jangankan DKJ, di Pilpres aja kita menang, faktanya kan menang. Apalagi di DKJ. Jadi enggak ada masalah,” kata Saleh di kantor DPP PAN, Kamis (27/6/2024).

Diketahui, PAN terus mendorong kadernya, Zita Anjani yah merupakan anak dari Ketum PAN Zulkifli Hassan untuk mencalonkan diri dalam Pilgub Jakarta 2024.

Menurutnya, setiap partai pasti mengutamakan kadernya sendiri untuk maju dalam kontestasi tersebut.

“Nah sekarang yang tidak punya partai kok mencalonkan. Ini kan aneh juga ya, enggak punya partai, tapi ngotot selalu mencalon, calon Pilpres, calon Pilgub, nanti calon wali kota lagi,” ucap Saleh pada (27/6).

“Kalau kami wajarlah orang calon-calon kami itu memang partainya ada, kewajiban kami,” lanjutnya.

Sementara itu, PAN juga berharap nama putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta pada November 2024.

Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Patrio mengatakan partainya kini masih cair soal nama yang didorong maju di DKI. Meski Koalisi Indonesia Maju (KIM) telah mendorong RK, PAN masih terbuka nama lain, terutama kepada Kaesang.

“Ya, berharap juga nanti tiba-tiba Mas Kaesang masuk ya, bisa masuk maju juga, menarik lagi,” kata Eko di kompleks parlemen, Selasa (25/6).

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.