21 total views
INNNEWS– Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terus mendorong terwujudnya Kampung Bebas Asap Rokok di berbagai wilayah kota sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sehat bagi anak-anak dan masyarakat. Komitmen ini ditegaskan melalui pendampingan intensif kepada kelurahan dan kampung yang telah menyatakan kesiapan menerapkan kawasan tanpa rokok.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo beserta jajarannya secara berkala melakukan monitoring dan sosialisasi kepada warga. Program ini tidak hanya sekadar melarang merokok di ruang publik, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kualitas udara serta melindungi generasi muda dari paparan asap rokok.
Menurut data Dinas Kesehatan, sejumlah kampung di Kota Solo sudah mulai menerapkan aturan bebas asap rokok di lingkungan permukiman, termasuk di area bermain anak, posyandu, dan fasilitas umum lokal. Pemkot Solo berharap inisiatif ini dapat terus meluas hingga mencakup lebih banyak kelurahan.
“Kami ingin Solo menjadi kota yang ramah anak dan sehat. Kampung Bebas Asap Rokok adalah langkah konkret untuk melindungi anak-anak dari bahaya asap rokok sejak dini,” ujar salah satu pejabat Dinas Kesehatan Kota Solo dalam kesempatan terpisah.
Selain pengawasan, Pemkot Solo juga melibatkan tokoh masyarakat, PKK, serta kader kesehatan untuk mengedukasi warga tentang dampak merokok bagi kesehatan dan ekonomi keluarga. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam menurunkan prevalensi perokok serta mendukung target Indonesia Emas 2045.
Warga di sejumlah kampung yang sudah menerapkan aturan tersebut mengaku merasa lebih nyaman. Anak-anak dapat bermain lebih leluasa tanpa terpapar asap rokok, sementara ibu-ibu merasa lebih tenang saat mengadakan kegiatan di lingkungan sekitar.
Ke depan, Pemkot Solo berencana memperkuat regulasi tingkat kelurahan sekaligus memberikan apresiasi kepada kampung yang berhasil mempertahankan status bebas asap rokok secara konsisten. Dengan langkah berkelanjutan ini, Solo diharapkan semakin consolid sebagai kota sehat dan layak huni bagi seluruh warganya.


