20 total views
INNNEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Pemerintah Kabupaten Pati akan mengevaluasi seluruh 172 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pati. Evaluasi dilakukan menyusul kasus dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan siswa.
Wakil Kepala BGN Trenggono menyatakan evaluasi bertujuan memastikan seluruh dapur mematuhi standar operasional prosedur (SOP). “Yang jelas di-suspend. Kalau dapurnya jelek, suspend permanen. Itu komitmen kita di BGN,” tegasnya.
Kasus bermula saat ratusan siswa di Kecamatan Gembong mengalami mual, diare, dan pusing setelah menyantap MBG pada 8 September 2026. Jumlah korban yang bergejala mencapai 231–269 orang. SPPG Gembong 1 sudah disuspend sementara minimal 3 bulan. Pemkab Pati menetapkan status KLB dan menanggung biaya perawatan bersama BGN.
Tim BGN dan pemerintah daerah akan memeriksa langsung seluruh SPPG di Pati minggu depan.


