HomeUncategorizedJokowi: Budidaya Rumput Laut di Kota Tual Sangat Menjanjikan 

Jokowi: Budidaya Rumput Laut di Kota Tual Sangat Menjanjikan 

Published on

spot_img

 804 total views

Laporan Kontributor INN Indonesia, Risman Serang

TUAL – Setibanya di Kota Tual dan Maluku Tenggara, Presiden Joko Widodo langsung melaksanakan beberapa agenda dalam kunjungan kerjanya itu. Salah satunya meninjau Unit Pengolahan Ikan di PT Samudera Indo Sejahtera, Kota Tual, Rabu, 14 September 2022 malam.

Jokowi melalui unggahan media sosial resminya mengatakan, budidaya rumput laut di Kota Tual sangat menjanjikan.

Dia mengungkapkan, satu musim para pembudidaya dapat melakukan empat kali panen dengan rata-rata hasil panen 400 kilogram rumput laut.

Baca juga: Setelah Tanimbar, Besok Jokowi Kunjungi Kota Tual, Malra hingga 2 Daerah Perbatasan di Maluku

“Ini saya dengar langsung dari para pembudidaya rumput laut yang saya temui bersama nelayan saat meninjau unit pengolahan ikan di PT Samudera Indo Sejahtera, Kota Tual, kemarin,” ungkap Jokowi dalam unggahan tersebut, Kamis (15/9/2022).

Lanjut Jokowi, selain hasil panen yang bagus, harga rumput laut di pasaran saat ini yang Rp25.000 per kilogram cukup tinggi dibandingkan harga tahun lalu.

“Patut disyukuri,” pungkasnya.

 

 

Artikel Terbaru

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

artikel yang mirip

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...