HomeUncategorizedSambut Kontingen Pesparani, Ahmad Renuat: Wujudkan Tual Kota Toleransi Terbaik di Indonesia

Sambut Kontingen Pesparani, Ahmad Renuat: Wujudkan Tual Kota Toleransi Terbaik di Indonesia

Published on

spot_img

 568 total views

Laporan Kontributor INN Indonesia Risman Serang

TUAL – Penyambutan sejumlah kontingen Pesparani dilaksanakan di Pelabuhan Yos Sudarso Tual, Selasa 21 September 2022 malam. Per Selasa malam, sebanyak lima kontingen Pesparani datang dengan menumpangi KM Tidar.

Kontingen tersebut berasal dari Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Buru Selatan dan Kota Ambon.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah kota Tual dan Masyarakat Kota Tual mengucapkan selamat datang kepada peserta Pesparani Maluku IV di Kota Beradat ini,” kata Ketua Panitia, Ahmad Yani Renuat

Sekretaris Daerah Kota Tual itu mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh kontingen Pesparani.

“Kita mewujudkan Kota Tual sebagai kota toleransi terbaik di Indonesia, tentunya tidak hanya dengan kata kata, tetapi perwujudan nomenklatur itu melalui interaksi antara individu dalam kontingen yang ada di kota Tual,” sebutnya.

Baca juga: Warga Kota Tual Antusias Sambut Kontingen Pesparani Katolik IV Maluku

Dia mengatakan, peserta rombongan jika terdapat masalah atau kendala maka secepatnya menghubungi panitia.

“Jika terdapat masalah atau kendala apapun itu maka tolong dapat menghubungi kami melalui kontak person yang telah kami bagikan untuk bisa diatasi secepat mungkin. Kalau ada hal-hal yang berkaitan dengan kekurangan baik itu makan minum maupun pelayanan lainnya tolong disampaikan secara terbuka,” ucapnya.

“Kiranya Allah Tuhan yang maha kuasa memberikan perlindungan bagi bapak ibu para rombongan yang datang di tanah Kei. Leluhur kita telah menjaga bapak ibu sekalian seluruh peserta di bumi Larvul Bgabal ini,” tuturnya.

Dia berharap kepada seluruh peserta yang datang atau tiba kota Tual dan warga kota Tual memberikan yang terbaik untuk bapak ibu semuanya.

“Tentunya kita akan mendorong dan mewujudkan dan mendukung pelaksanaan pesparani ini semeriah mungkin,” tutupnya.

 

 

Artikel Terbaru

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

artikel yang mirip

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...