HomeUncategorizedKepulauan Tanimbar Puji Toleransi Umat Beragama di Kota Tual

Kepulauan Tanimbar Puji Toleransi Umat Beragama di Kota Tual

Published on

spot_img

 645 total views

Laporan Kontributor INN Indonesia Risman Serang 

TUAL – Kontingen Pesparani IV Provinsi Maluku dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) tiba di Kota Tual, Kamis (22/9/2022).

Tiba di Kota Tual, kontingen KKT mengaku disambut diluar ekspektasi mereka.

Hal itu disampaikan Ketua Kontingen KKT, Ir. Alo Bartkombawa usai prosesi penyambutan.

Baca juga : Jemput Kontingen Pesparani Kepulauan Tanimbar, Renuat: Selamat Datang di Kota Toleransi 

“Di luar ekspestasi kami, diluar dugaan kami semua dengan penyambutan yang luar biasa ini,” ucapnya.

“Tidak terbayangkan tadi begitu hikmat dan antusias masyarakat kami merasa terharu dengan penyambutan ini. Kami juga di sambut dengan ibu-ibu muslim. Ini juga menjadi bentuk umat yang bertoleransi di kota Tual sangat kuat,” lanjut Bartkombawa.

Dia mengungkapkan, KKT datang dengan jumlah 171 orang dan mengikuti 6 mata lomba pada Pesparani ke IV itu.

Lanjutnya, KKT tidak muluk-muluk dalam  menargetkan juara.

“Dari pesta paduan suara ini kita akan menampilkan bakat bakat talenta yang kami meliki umat kami, sehingga kita berharap dari Tanimbar kami datang untuk menguji dan membesaran nama Tuhan lewat talenta-talenta yang kami punya,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, tentu pada umumnya semua kontingen kami juga ingin yang terbaik.

“Semua kontingen maunya yang terbaik. Semua kontingen yang datang berlomba ingin hal yang sama seperti kami menjadi yang terbaik, tapi dalam suatu perlombaan ada menang dan kalah,” imbuhnya.

Inti dari pesta paduan suara ini adalah kita saling kenal satu sama lain. Tentunya itu menjadi dasar modal kedatangan KKT.

“Dari sana kami ingin memupuk tali persaudaraan antara sesama umat yang ada di Maluku ini,” ujarnya.

Bartkombawa menyebutkan, masyarakat di Watran yang menerima KKT juga sangat luar biasa dalam penyambutan.

 

 

Artikel Terbaru

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

artikel yang mirip

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...