HomeUncategorizedOpening Ceremony Pesparani IV Maluku di Kota Tual Meriah, Penuh Hikmah dan...

Opening Ceremony Pesparani IV Maluku di Kota Tual Meriah, Penuh Hikmah dan Keberagaman

Published on

spot_img

 661 total views

Laporan Kontributor INN Indonesia Risman Serang

TUAL- Pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) IV Provinsi Maluku digelar di Lapangan Lodar El, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, Minggu, 25 September 2022 malam berlangsung meriah, penuh hikmah, dan keberagaman.

Opening Ceremony menampilkan berbagai tarian atraktif dan kolaboratif dari tiga agama yang ada di Kota Tual, yakni Katolik, Kristen, dan juga Islam.

Pada kesempatan itu, diserahkan pula piala bergilir Pesparani dari Kabupaten Kepulauan Aru kepada tuan rumah kota Tual.

11 kabupaten kota yang ada di Maluku juga melakukan parade defile yang dipimpin para ketua kontingen dan pastor perwakilan di maluku dengan iringan lagu daerah masing-masing.

Baca juga: Kepulauan Tanimbar Puji Toleransi Umat Beragama di Kota Tual

“Ini menunjukkan tekad yang tidak pernah surut dan komitmen yang jelas tentang pentingnya pelaksanaan Pesparani sebagai penjabaran program nasional dan memperkuat persatuan bangsa,” ucap Wali Kota Tual, Adam Rahayaan.

Rahayaan memastikan, perayaan Pesparani di Kota Tual lebih meriah dari MTQ tingkat Provinsi Maluku di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

“Rencana Tuhan selalu indah pada waktunya, karena sesungguhnya Pesparani keempat tingkat Provinsi Maluku yang sedianya dilaksanakan di tahun 2020, namun karena pandemi Covid-19 melanda Bangsa ini sehingga baru terlaksanakan di saat ini,” kata Rahayaan.

Rahayaan menjelaskan, Pemerintah dan masyarakat Kota Tual tetap mendukung sepenuhnya kegiatan keagamaan dan tanpa pandang bulu.

“Keberagaman di Kepulauan Kei ini akan menjadi satu toleransi yang kuat bagi kami orang kei ini, semua warga di Kota Tual bahu membahu untuk sukseskan Pesparani ini,” ujar Rahayaan

Lanjutnya, bahwa pelaksanaan Pesparani ini bukan hanya menjadi milik saudara-saudara umat Katolik saja tetapi juga menjadi milik semua umat beragama di dua daerah ini.

“Sebagaimana para pendukung acara tidak hanya berasal dari Katolik saja tetapi juga Protestan dan umat juga keterlibatan mendominasi susunan panitia dan pendukung acara ini,” tuturnya.

Artikel Terbaru

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

artikel yang mirip

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...