HomeUncategorizedCegah Ancaman Perang, Israel-Lebanon Tandatangani Kesepakatan Ladang Gas di Laut Mediterania

Cegah Ancaman Perang, Israel-Lebanon Tandatangani Kesepakatan Ladang Gas di Laut Mediterania

Published on

spot_img

 706 total views

INN NEWS – Israel dan Lebanon telah menandatangani perjanjian bersejarah yang menetapkan perbatasan mereka di Laut Mediterania.

Para tetangga, yang secara teknis berada dalam keadaan perang sejak pendirian Israel pada tahun 1948, telah berselisih mengenai hak atas ladang gas di sana.

Hizbullah, kelompok militan dan politik yang kuat di Lebanon, telah mengancam akan menyerang Israel jika mereka mengekstraksi gas sebelum kesepakatan.

Kedua negara berdiri untuk mendapatkan keuntungan ekonomi dari ladang gas. Perjanjian tersebut mencakup 330 mil persegi (860 km persegi) laut di lepas pantai mereka.

Hingga saat ini, belum ada satu negara pun yang dapat mengeksploitasi sumber daya alam di wilayah tersebut karena ketidaksepakatan tentang di mana letak batasnya.

Patch yang disengketakan berisi bagian dari Karish, ladang gas yang dikonfirmasi, dan bagian dari Qana, ladang gas prospektif. Di bawah kesepakatan yang ditengahi AS, Israel mendapatkan hak penuh atas Karish, sementara hak Lebanon atas Qana juga diakui.

Lebanon menyetujui beberapa potensi pendapatan dari Qana, yang sebagian terletak di perairan Israel, untuk masuk ke Israel. Perdana Menteri Israel Yair Lapid, yang bertarung dalam pemilihan umum minggu depan, memuji kesepakatan itu sebagai pencapaian diplomatik.

“Tidak setiap hari negara musuh mengakui Negara Israel, dalam perjanjian tertulis, di depan seluruh komunitas internasional,” katanya.

Namun, Presiden Lebanon Michel Aoun mengecilkan kesepakatan itu sebagai “pekerjaan teknis yang tidak memiliki implikasi politik”. Saingan politik Lapid Benjamin Netanyahu, yang berharap untuk kembali berkuasa, telah menyebut perjanjian itu ilegal dan berjanji dia tidak akan terikat dengan persyaratannya.

Artikel Terbaru

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....

3 Terdakwa Korupsi Chromebook Dituntut 6–15 Tahun Penjara, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek Terberat

INNNEWS – Tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan,...

artikel yang mirip

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....