60 total views
Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air dilaporkan mencapai lebih dari satu meter, merendam ratusan rumah warga dan memaksa sebagian penduduk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis malam menjadi pemicu utama meluapnya aliran sungai di sekitar permukiman.
Warga setempat mengaku banjir datang dengan cepat saat dini hari. Air yang awalnya hanya setinggi mata kaki terus meningkat hingga setinggi dada orang dewasa dalam waktu beberapa jam. Banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Sejumlah kendaraan roda dua dan perabot rumah tangga dilaporkan rusak akibat terendam air.
Petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri langsung dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi. Perahu karet digunakan untuk mengevakuasi warga lanjut usia, anak-anak, serta ibu hamil. Selain itu, dapur umum juga didirikan guna memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi.
Menurut keterangan petugas, selain curah hujan tinggi, sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air turut memperparah kondisi banjir. Sampah yang menyumbat saluran air juga disebut menjadi salah satu faktor penyebab lambatnya surutnya genangan.
Sementara itu, aktivitas warga lumpuh total. Sejumlah akses jalan utama di Kebon Pala tidak dapat dilalui kendaraan. Sekolah-sekolah di sekitar lokasi pun diliburkan sementara hingga kondisi dinyatakan aman.
Pemerintah setempat mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan deras masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. Upaya penanganan banjir jangka panjang seperti normalisasi sungai dan perbaikan drainase diharapkan dapat segera direalisasikan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.


