HomeUncategorizedMercy Barends sebut Kapal Cantrang Matikan Nelayan Kecil Di Maluku, Hanya Tinggalkan...

Mercy Barends sebut Kapal Cantrang Matikan Nelayan Kecil Di Maluku, Hanya Tinggalkan Sampah

Published on

spot_img

 705 total views

Laporan Kontributor INN Indonesia Risman Serang

TUAL – 1500 kapal cantrang yang overpising di Laut Jawa dan sekitarnya kini mulai beroperasi di Laut Arafura, Maluku.

Hal itu diungkapkan Anggota DPR RI Dapil Maluku, Mercy Barends dalam pertemuan dengan Dirjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Gedung DPR RI belum lama ini.

“Pak sudah sembilan sampai sepuluh kali saya lakukan pertemuan dengan nelayan-nelayan kecil yang tersebar di laut arafura dari Aru sampai dengan Maluku Barat Daya (MBD). Mereka dengan kapal-kapal kecil ini mestinya tidak dapat berlayar sampai dengan 100 mill laut. Pulang tidak dapat apa apa lagi,” kata Barends

Dia menjelaskan, karena semua ikan yang ada di Laut Maluku telah dihabiskan oleh kapal cantrang overpising.

“Kapal candrang ini melakukan penangkapan sampai dengan kedalaman 10 meter, jadi kalau selagi d jaringnya, nelayan-nelayan kecil itu juga diambil pak,” tegas Barends.

Lebih lanjut, dia memohon kepada dirjen KKP RI untuk menegur Menteri KKP untuk tidak lagi mengizinkan kapal-kapal cantrang untuk beroperasi di Laut Arafura dan sekitarnya.

“Bapak ini sebagai kordinator utama yang berkaitan dengan Kementerian KKP ini tolong tegur Menteri KKP Ini pak, kami sudah minta dari periode sebelumnya untuk kapal cantrang ini tidak dapat beroperasi lagi. Di beberapa provinsi telah menolak kapal-kapal ini,” ucapnya.

Dia mengatakan, bahwa kalau seperti ini pastinya yang hanya ditinggalkan adalah kotoran sampah di Aaut Arafura.

“Kalau di Maluku model begini hanya lautan sampah, karena mereka meninggalkan sejumlah sampah dan minyak di lautan Maluku,” tuturnya.

“Bagi hasilpun kami tidak dapat, karena uji hasil mutu perikanan tidak ada di maluku, jadi kami mohon uji hasil mutu perikanan balik di kami Maluku, kami juga telah menyumbang 37% penangkapan perikanan untuk Indonesia. Masa hanya untuk uji mutu saja tidak bisa bagaimana ini Pak,” tambahnya.

Dia menambahkan, dalam bentuk apapun itu harus di percepatkan Kepres atau undang undang Lumbung Ikan Nasional harus secepatnya.

“Kami ingin menambahkan bahwa harus di percepatkan lumbung ikan nasional ini untuk kesejaterahan nelayan yang ada di Maluku,” pungkasnya.

Artikel Terbaru

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

artikel yang mirip

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...