HomeUncategorizedHarga Bawang di Pasar Maren Tual Meroket, Sudah Sebulan

Harga Bawang di Pasar Maren Tual Meroket, Sudah Sebulan

Published on

spot_img

 736 total views

Laporan Kontributor INN Indonesia Risman Serang

TUAL – Harga jual bawang di Pasar Tradisional Maren, Kota Tual, Maluku melonjak kencang dalam sebulan terakhir.

Sedikitnya pasokan disinyalir menjadi alasan melonjaknya harga bawang tersebut.

Salah satu pedagang, Rubia (29) mengatakan, kenaikan harga terjadi pada bawang merah maupun bawang putih.

“Sudah mau sebulan ini, harga bawang alami kenaikan yang signifikan,” kata Rubia saat ditemui INN Indonesia di Pasar Maren, Kamis 16 November 2022.

Ola menjelaskan, semula hanya senilai Rp 32.000 per kg, kini mencapai Rp. 40.000 per kg.

Bahkan, harga bawang merah per kilo mencapai Rp 50.000.

“Harganya semakin hari semakin naik dari harga normal,” ucap dia.

Menurutnya, kenaikan harga bawang dikarenakan pasokan bawang di Kota Tual berkurang.

Dikatakan, harga akan semakin naik apabila produksi bawang semakin sedikit.

“Iya pasokan bawang di pasar ini berkurang, jadi membuat harga bawang lagi mahal saat ini,” ungkapnya.

Senada, pedagang lainnya menyebutkan kenaikan harga bawang dipicu kurangnya pasokan bawang di kota tersebut.

“Harga bawang lagi mahal untuk sekarang ini, karena pasokan yang di kirim dari Surabaya belum masuk,” ujar Mama Rya (31).

Akibatnya kata Renleuw, masyarakat jarang membeli bawang lantaran harganya masih mahal.

Para pedagang hanya bisa berharap, harga kembali normal dan tetap stabil agar tak sepi pembeli lagi.

“Semoga harga stabil, supaya jualan bisa laku,” ucap dia.

Artikel Terbaru

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

artikel yang mirip

Risiko Sistemik Kenekatan Keluarga Presiden: Pengajuan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Bank Indonesia

INNNEWS - Pengunduran diri Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung pada 13 Januari 2026...

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...