HomeUncategorizedPSI: Korupsi Bansos DKI Jakarta Sangat Keji, Pelaku Harus Dihukum Seberat-beratnya

PSI: Korupsi Bansos DKI Jakarta Sangat Keji, Pelaku Harus Dihukum Seberat-beratnya

Published on

spot_img

 592 total views

INN NEWS – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam keras dugaan korupsi program bantuan sosial (bansos) pada 2020 senilai Rp 2,85 triliun di DKI Jakarta. PSI juga menuntut proses hukum untuk mereka yang terlibat.

“Melakukan korupsi dari dana bansos adalah hal sangat keji dan tidak berperi kemanusian. Ini kejahatan luar biasa. Bayangkan, dana untuk rakyat yang sangat membutuhkan malah masuk ke kantong sendiri. Aparat hukum, terutama KPK, harus segera bergerak. Mereka yang terlibat harus dihukum seberat-beratnya,” kata Juru Bicara DPP PSI, Ariyo Bimmo, dalam keterangan tertulis, Sabtu 14 Januari 2023.

Hukuman seumur hidup pantas diberikan kepada mereka yang terlibat untuk memperlihatkan negara tidak main-main dalam pemberantasan korupsi.

“Ini saatnya membukti bahwa negara hadir dalam pemberantasan korupsi. Kalau lembek, jangan heran jika akan kembali terulang di masa mendatang. Semua elemen masyarakat juga harus mengawal proses hukumnya,” kata Bimmo.

Baca juga: Duh! Media Besar dan Buzer Diami Korupsi Bansos DKI yang Libatkan “Junjungan” Mereka nih

PSI juga mengapresiasi pegiat media sosial, Rudi Valinka, yang telah mewakafkan waktu dan keberaniannya untuk membongkar kasus ini.

“Kalau tidak ada Bro Rudi Valinka, kasus ini sangat mungkin akan terbenam. Tidak akan pernah terungkap. Duit rakyat hilang mubazir dan pelakunya berpesta pora,” tutup Bimmo.

Dugaan korupsi bansos ini dibeberkan Rudi Valenka di akun Twitter @kurawa pada 9 Januari 2023. Menurut dia, Pemprov DKI kala itu hendak menanggulangi pandemi Covid-19 dengan manyalurkan bansos senilai Rp 2,85 triliun dalam bentuk sembako.

Lewat program itu, Rudi menyebutkan, Dinas Sosial DKI menunjuk tiga rekanan untuk menyalurkan paket sembako senilai Rp 2,85 triliun lewat Perumda Pasar Jaya, PT Food Station, dan PT Trimedia Imaji Rekso Abadi.

Rudi juga menyebut rilis daftar vendor dan suplier pengadaan bansos Pemprov DKI. Dalam daftar tersebut, terdapat beberapa vendor dan suplier yang bukan berlatar belakang penyedia bahan makanan, melainkan pengelola parkir hingga kontraktor bangunan.

Sumber: PSI

 

 

Artikel Terbaru

Gudang Ekspedisi di Depok Terbakar, Percikan Api Mirip Pesta Kembang Api Gegerkan Warga

INNNEWS-Depok – Sebuah gudang ekspedisi di kawasan Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Kota Depok, dilaporkan terbakar...

Dunia Tidak Baik-baik Saja, Bos BI Ungkap 3 Tantangan Besar Ekonomi Indonesia

INNNEWS – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengingatkan bahwa kondisi ekonomi global saat ini sedang...

Harga Sembako Naik-Turun di April 2026: Stok Minyak Goreng Jadi Kekhawatiran Pedagang

INNNEWS - Memasuki bulan April 2026, kondisi harga kebutuhan pokok masyarakat (sembako) di tingkat...

Abraham Accords Menyelamatkan Nyawa: Israel Kirim Iron Dome dan Pasukan IDF ke Abu Dhabi untuk Lindungi UAE dari Serangan Iran

INNNEWS – Dalam langkah bersejarah dan belum pernah terjadi sebelumnya, Israel mengerahkan baterai sistem...

artikel yang mirip

Gudang Ekspedisi di Depok Terbakar, Percikan Api Mirip Pesta Kembang Api Gegerkan Warga

INNNEWS-Depok – Sebuah gudang ekspedisi di kawasan Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Kota Depok, dilaporkan terbakar...

Dunia Tidak Baik-baik Saja, Bos BI Ungkap 3 Tantangan Besar Ekonomi Indonesia

INNNEWS – Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengingatkan bahwa kondisi ekonomi global saat ini sedang...

Harga Sembako Naik-Turun di April 2026: Stok Minyak Goreng Jadi Kekhawatiran Pedagang

INNNEWS - Memasuki bulan April 2026, kondisi harga kebutuhan pokok masyarakat (sembako) di tingkat...