HomeTrendingPKS Utamakan Kader Sendiri di Pilgub DKI, Anies Gimana?

PKS Utamakan Kader Sendiri di Pilgub DKI, Anies Gimana?

Published on

spot_img

 84 total views

JAKARTA – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengungkapkan upaya Anies untuk mengetuk pintu partai-partai sebagai dukungannya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Sebelumnya, Anies pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari 2017 hingga 2022 dan kemudian mencalonkan diri sebagai presiden dalam Pilpres 2024. Kini, namanya kembali muncul dalam bursa calon Gubernur DKI Jakarta.

Anies mengungkapkan bahwa ia sedang mempertimbangkan opsi tersebut dengan serius dan meminta para relawan untuk menunggu instruksi lebih lanjut.

Dalam wawancara di Museum Kebangkitan Nasional, Mardani membahas Pilkada Jakarta dan kemungkinan Anies mencalonkan diri kembali sebagai gubernur. Ia menyatakan bahwa PKS akan mengutamakan kader-kader partainya terlebih dahulu.

“Kalo PKS berusaha kader dulu lah, karena PKS menang. Tapi kalo mas Anies mau maju kita sangat terbuka untuk dialog,” ucap Mardani dalam wawancara bersama INN pada Selasa (21/5).

Mardani juga menyatakan bahwa komunikasinya dengan Anies berjalan dengan baik dan telah membahas wacana Pilkada Jakarta, meskipun belum mencapai keputusan final.

Menurutnya, Anies sedang menjajaki dukungan dari berbagai partai politik untuk Pilkada Jakarta, meskipun belum secara resmi mengumumkan pencalonannya.

“Ada tapi belum final, karena kan 27 Agustus juga masih Panjang. Mas Anies lagi mencoba ketuk pintu banyak partai, biar bisa dukung beliau. Tapi beliau sendiri belum secara resmi kan ‘saya mau maju’,” lanjutnya kader PKS tersebut.

Artikel Terbaru

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.

PT Sritex Terancam Bangkrut, Sempat All In dan Taruh Harapan ke Gibran

SOLO - Salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terancam bangkrut di tengah gempuran utang yang menumpuk.

artikel yang mirip

Antrean Panjang di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA - Calon penumpang harus mengantre panjang untuk pengecekan keimigrasian secara manual di pintu keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Jumat (21/6).

Pekerjaan sekarang yang Gak Ditemui 10-20 Tahun lalu

INN NEWS - Dunia kerja terus mengalami perkembangan pesat dengan munculnya teknologi baru dan perubahan tren yang konstan. Meskipun teknologi telah menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun sebaliknya, inovasi teknologi juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja yang sebelumnya tidak ada, bahkan dalam 10 atau 20 tahun terakhir.

Wah, 46 Persen Penerima Bansos Salah Sasaran

INN NEWS - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengungkapkan, ada 46 persen penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran.