HomeTrendingPKS Utamakan Kader Sendiri di Pilgub DKI, Anies Gimana?

PKS Utamakan Kader Sendiri di Pilgub DKI, Anies Gimana?

Published on

spot_img

 490 total views

JAKARTA – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengungkapkan upaya Anies untuk mengetuk pintu partai-partai sebagai dukungannya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Sebelumnya, Anies pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dari 2017 hingga 2022 dan kemudian mencalonkan diri sebagai presiden dalam Pilpres 2024. Kini, namanya kembali muncul dalam bursa calon Gubernur DKI Jakarta.

Anies mengungkapkan bahwa ia sedang mempertimbangkan opsi tersebut dengan serius dan meminta para relawan untuk menunggu instruksi lebih lanjut.

Dalam wawancara di Museum Kebangkitan Nasional, Mardani membahas Pilkada Jakarta dan kemungkinan Anies mencalonkan diri kembali sebagai gubernur. Ia menyatakan bahwa PKS akan mengutamakan kader-kader partainya terlebih dahulu.

“Kalo PKS berusaha kader dulu lah, karena PKS menang. Tapi kalo mas Anies mau maju kita sangat terbuka untuk dialog,” ucap Mardani dalam wawancara bersama INN pada Selasa (21/5).

Mardani juga menyatakan bahwa komunikasinya dengan Anies berjalan dengan baik dan telah membahas wacana Pilkada Jakarta, meskipun belum mencapai keputusan final.

Menurutnya, Anies sedang menjajaki dukungan dari berbagai partai politik untuk Pilkada Jakarta, meskipun belum secara resmi mengumumkan pencalonannya.

“Ada tapi belum final, karena kan 27 Agustus juga masih Panjang. Mas Anies lagi mencoba ketuk pintu banyak partai, biar bisa dukung beliau. Tapi beliau sendiri belum secara resmi kan ‘saya mau maju’,” lanjutnya kader PKS tersebut.

Artikel Terbaru

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.

Pelajaran Mahal dari Venezuela: Otoritarianisme ala Maduro

INNNEWS-Apa yang terjadi di Venezuela pada awal 2026 bukanlah peristiwa yang jatuh dari langit....

artikel yang mirip

KPK Tetapkan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023-2024. Penetapan ini dikonfirmasi oleh pejabat KPK pada Jumat, 9 Januari 2026.

Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta

    JUDUL PELATIHAN Pelatihan Mencegah Bullying Sejak Dini di SD Kanisius Yogyakarta   RINGKASAN Pelatihan pencegahan bullying sejak dini...

VENEZUELA: SUATU PERINGATAN : Ketika Negara Dipersonalisasi, Kekuasaan Dipusatkan, dan Institusi Dilumpuhkan

Dalam epilog buku saya Indonesian Dream: Revitalisasi & Realisasi Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa (Kompas, 2018), saya membuka dengan kisah Venezuela. Judulnya singkat: “Indonesia 2030.” Venezuela saya jadikan cermin—sekaligus peringatan.