HomeGaya HidupMulai 1 Desember, Lion Group Larang Kardus-Karung Masuk Bagasi

Mulai 1 Desember, Lion Group Larang Kardus-Karung Masuk Bagasi

Published on

spot_img

 1,228 total views

INN NEWS – Lion Group melalui situs resmi Lion Air, Jumat (15/11) merilis kebijakan baru mengenai ketentuan ukuran dan jenis bagasi yang dapat dibawa secara gratis (Free Baggage Allowance/FBA) mulai 01 Desember 2024.

Ini demi memastikan kenyamanan dan keamanan perjalanan bagi seluruh penumpang.

Penumpang harus memperhatikan ukuran, bentuk, dan berat bagasi agar tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, yaitu maksimal dimensi 35 x 35 x 30 cm.

Berikut beberapa kategori bagasi yang tidak termasuk dalam FBA:

1. Bagasi berbentuk kardus

2. Bagasi berbentuk styrofoam

3. Bagasi berbentuk palet kayu

4. Bagasi berbentuk karung (berat lebih dari 10 kg)

Jika bagasi penumpang masuk dalam salah satu kategori di atas dan melebihi ukuran atau berat ketentuan, akan dikenai tarif bagasi tambahan atau Excess Baggage Ticket (EBT) saat melapor ke petugas check in.

Juga dengan minimal pembayaran 5 kg atau dapat memilih opsi pengiriman barang melalui jasa kargo sebelum hari H jadwal keberangkatan penerbangan.

Mengapa demikian?

1. Mendukung Keselamatan Bagasi dan Penumpang

Membatasi ukuran maksimal bagasi pada dimensi 35 x 35 x 30 cm, Lion Group dapat menjaga stabilitas barang di ruang bagasi pesawat. Jenis bagasi seperti kardus, styrofoam, palet kayu, dan karung berpotensi lebih tinggi untuk rusak atau bocor selama penanganan, sehingga berpotenssi risiko kerusakan pada barang bawaan lain atau kebersihan ruang bagasi. Dengan aturan ini, setiap barang diatur secara lebih aman dan rapi, meminimalkan risiko kerusakan dan memastikan keselamatan semua barang penumpang.

2. Memaksimalkan Kenyamanan Penumpang

Ukuran dan jenis bagasi yang seragam akan membantu memudahkan penumpang dan staf dalam proses pengecekan dan pengaturan bagasi. Ketentuan ini juga menghindarkan penumpang dari ketidaknyamanan akibat penanganan bagasi yang lebih lama dan memastikan jadwal penerbangan tetap tepat waktu. Dengan ini, penumpang bisa menikmati perjalanan yang lancar tanpa kendala terkait bagasi.

3. Keterbatasan Kapasitas Bagasi untuk Kenyamanan Bersama

Setiap pesawat memiliki kapasitas bagasi yang terbatas, dan ketentuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua penumpang mendapatkan hak yang sama dalam membawa barang mereka. Dengan pengaturan yang lebih baik pada dimensi dan jenis bagasi, kami dapat mengoptimalkan kapasitas ruang bagasi, sehingga tidak ada penumpang yang merasa dirugikan atau terbatas dalam membawa barang mereka.

4. Menjaga Standar Kebersihan dan Keamanan Kabin

Jenis bagasi tertentu, seperti kardus dan styrofoam, berpotensi kotor atau rusak, yang bisa memengaruhi kebersihan dan kenyamanan pesawat. Dengan menerapkan kebijakan ini, Lion Group memastikan agar setiap penumpang dapat menikmati perjalanan yang bersih dan nyaman.

Alternatif Pengiriman Barang melalui Jasa Kargo Lion Parcel atau Agen Kargo Lainnya untuk Bagasi Jenis Kardus, Styrofoam, Palet Kayu, dan Karung.

 

Artikel Terbaru

Kasus Ijazah Jokowi Kembali Di gugat Alumni UGM

INNNEWS - Kasus dugaan keaslian ijazah Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menjadi sorotan...

Konflik Iran–AS Memanas, Selat Hormuz Tegang, Operasi “Project Freedom” Dihentikan Sementara

INNNEWS - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat di kawasan Selat Hormuz,...

PLTSa Putri Cempo Masih Dikritik DPRD Solo, Pengelolaan Sampah Dinilai Belum Matang

INNNEWS – Pembahasan mengenai pengelolaan sampah di Kota Solo kembali menjadi sorotan publik. Proyek Pembangkit...

Pertumbuhan Ekonomi Karena MBG: Sebuah Risiko Sistemik yang Mengkhawatirkan

INNNEWS — Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I-2026 mencapai...

artikel yang mirip

Kasus Ijazah Jokowi Kembali Di gugat Alumni UGM

INNNEWS - Kasus dugaan keaslian ijazah Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menjadi sorotan...

Konflik Iran–AS Memanas, Selat Hormuz Tegang, Operasi “Project Freedom” Dihentikan Sementara

INNNEWS - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat di kawasan Selat Hormuz,...

PLTSa Putri Cempo Masih Dikritik DPRD Solo, Pengelolaan Sampah Dinilai Belum Matang

INNNEWS – Pembahasan mengenai pengelolaan sampah di Kota Solo kembali menjadi sorotan publik. Proyek Pembangkit...