HomeTrendingSusah Berantas Judi Online, Menkomdigi Ajak Pendakwah Ceramah Lewat Konten

Susah Berantas Judi Online, Menkomdigi Ajak Pendakwah Ceramah Lewat Konten

Published on

spot_img

 753 total views

INN NEWS – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkapkan alasan susahnya memberantas judi online (judol) di Indonesia.

Meutya menyebut, permasalahan pertama adalah terkait penutupan situs judi online. Menurutnya, hal tersebut memang membutuhkan tenaga ekstra.

“Kemudian tantangan-tantangan dalam menghadapi judi online. Tentu ini beda-beda di setiap kementerian. Saya akan bicara dari kementerian kami. Pengawasan terhadap situs-situs judi. Yang ditutup satu, tumbuh sepuluh atau tumbuh seratus. Itu memang memerlukan tenaga luar biasa,” kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (28/11).

Permasalahan berikutnya, yakni terkait kerja sama dengan perusahaan teknologi tingkat global. Meskipun komunikasi dengan perusahaan tersebut berjalan, lanjutnya, ada tantangan yang ditemukan. Misalnya, dalam menyesuaikan dan mematuhi aturan yang ada di Indonesia.

“Kemudian juga kerja sama dengan platform yang rata-rata adalah perusahaan global teknologi raksasa. Itu juga menjadi PR luar biasa. Komunikasi alhamdulillah jalan,” ujarnya.

Selanjutnya, pengganti Budie Arie itu mengajak para dai dan pendakwah MUI untuk bersama-sama memberantas judi online (judol).

Meutya Hafid mengatakan, dai dan pendakwah memiliki peranan besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait bahaya judol. Karena dalam setiap ceramahnya, dai dan pendakwah selalu menyematkan pesan moral.

“Kami mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk bersama-sama memerangi judi online. Para dai memiliki peran penting dalam memberikan pencerahan kepada umat mengenai bahaya judi online, baik dari aspek agama, moral, maupun sosial,” kata Meutya dalam keterangan resminya, Jakarta, Ahad (1/12/2024).

Ia bahkan juga menyampaikan bahwa kondisi ruang digital Indonesia saat ini, sangatlah mengkhawatirkan.

Selain praktik judol yang merajalela dan sangat merugikan masyarakat, namun adapula konten negatif hingga kejahatan di ruang digital.

Para dai dan pendakwah diungkapkannya, dapat mengambil peranan strategis dalam berkolaborasi memberantas judol dan konten negatif lainnya.

Untuk itu Meutya berharap, agar ruang digital dapat dipenuhi dengan konten positif dari para dai dan pendakwah.

Artikel Terbaru

Kapal Kargo Berbendera Panama Tenggelam di Teluk Benggala, 22 ABK Masih Dicari

INNNEWS – Sebuah kapal kargo berbendera Panama, MV Ocean Winner, tenggelam di Teluk Benggala...

Menteri PPPA Tekankan Keselamatan Anak Jadi Prioritas di Pengungsian Bencana NTT

INNNEWS – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menekankan bahwa keselamatan,...

Isu Pemblokiran Rekening Donasi AMPB Jelang Demo 27 Agustus di DPR

INNNEWS – Rekening bank milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok,...

AMPB Siapkan Demo di Depan DPR RI 27 Agustus, Desak Sahkan RUU Perampasan Aset dan Hukum Mati Koruptor

INNNEWS – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) merencanakan aksi unjuk rasa besar di depan...

artikel yang mirip

Kapal Kargo Berbendera Panama Tenggelam di Teluk Benggala, 22 ABK Masih Dicari

INNNEWS – Sebuah kapal kargo berbendera Panama, MV Ocean Winner, tenggelam di Teluk Benggala...

Menteri PPPA Tekankan Keselamatan Anak Jadi Prioritas di Pengungsian Bencana NTT

INNNEWS – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menekankan bahwa keselamatan,...

Isu Pemblokiran Rekening Donasi AMPB Jelang Demo 27 Agustus di DPR

INNNEWS – Rekening bank milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok,...