HomeGlobalSerangan Israel ke Iran: Tiga Komandan Militer Senior Iran Tewas

Serangan Israel ke Iran: Tiga Komandan Militer Senior Iran Tewas

Published on

spot_img

 1,568 total views

INN INTERNASIONAL – Pada dini hari tanggal 13 Juni 2025, Angkatan Udara Israel (IAF) melancarkan serangan besar-besaran ke Iran dalam operasi yang dinamakan “Operation Rising Lion.”

Lebih dari 200 jet tempur Israel menyerang lebih dari 100 target di berbagai kota, termasuk Teheran, Isfahan, dan Natanz, menyasar fasilitas nuklir, pangkalan militer, dan markas pimpinan militer Iran.

Serangan ini dipandu oleh intelijen akurat dari Direktorat Intelijen Israel.

Menurut laporan resmi dari Israel dan media Iran seperti Tasnim dan Fars, serangan ini berhasil menewaskan tiga komandan militer senior Iran: Mohammad Hossein Bagheri (Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran), Hossein Salami (Komandan Korps Garda Revolusi Islam), dan Gholam-Ali Rashid (Komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya).

Selain itu, beberapa ilmuwan nuklir dan pejabat tinggi lainnya dilaporkan tewas. Iran awalnya membantah kematian Bagheri, namun laporan berikutnya mengkonfirmasi kematiannya.

Israel menyatakan operasi ini bertujuan menghambat program nuklir Iran, kemampuan rudal balistik, dan kepemimpinan militernya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut serangan ini sebagai respons terhadap ancaman Iran. Media Iran melaporkan adanya korban sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, serta kerusakan di wilayah pemukiman.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, bersumpah akan memberikan tanggapan “keras dan tegas,” dengan Iran meluncurkan lebih dari 100 drone ke Israel sebagai balasan.

Iran segera menunjuk Habibollah Sayyari sebagai kepala angkatan bersenjata baru dan Ahmad Vahidi sebagai komandan IRGC.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melaporkan tidak ada peningkatan radiasi di situs nuklir yang diserang.

Meski demikian, eskalasi ini memicu kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas. Dunia kini menanti langkah selanjutnya dari kedua belah pihak di tengah ketegangan yang meningkat.

Artikel Terbaru

Korban Meninggal Gempa NTT Capai 75 Jiwa, Pengungsi Hampir 100.000 Orang

INNNEWS – Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara...

Malaysia Perkuat Kerja Sama Lintas Batas dengan Indonesia Atasi Kabut Asap Karhutla

INNNEWS – Pemerintah Malaysia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama lintas batas dengan Indonesia dalam...

Kabut Asap Hebat Selimuti Banjarbaru, Jam Masuk Sekolah Dimundurkan Jadi Pukul 09.00 WITA

INNNEWS – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota...

IAEA Temukan Berton-ton Material Nuklir di Suriah, Diduga Peninggalan Era Assad

  INNNEWS– Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengumumkan bahwa para pemeriksanya telah menemukan beberapa ton...

artikel yang mirip

Korban Meninggal Gempa NTT Capai 75 Jiwa, Pengungsi Hampir 100.000 Orang

INNNEWS – Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara...

Malaysia Perkuat Kerja Sama Lintas Batas dengan Indonesia Atasi Kabut Asap Karhutla

INNNEWS – Pemerintah Malaysia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama lintas batas dengan Indonesia dalam...

Kabut Asap Hebat Selimuti Banjarbaru, Jam Masuk Sekolah Dimundurkan Jadi Pukul 09.00 WITA

INNNEWS – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota...