HomeHeadline300 BUMD Merugi Rp 5,5 T Akibat Banyak Diisi Timses Tak Profesional

300 BUMD Merugi Rp 5,5 T Akibat Banyak Diisi Timses Tak Profesional

Published on

spot_img

 1,042 total views

INN NEWS – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membongkar masalah besar di tubuh BUMD Indonesia. Dari 1.091 BUMD, tercatat 300 BUMD merugi dengan total kerugian Rp 5,5 triliun!

Tito menyebut salah satu penyebabnya adalah banyaknya kursi direksi dan komisaris yang diisi tim sukses (timses) kepala daerah tanpa profesionalisme.

“Ya boleh juga dari tim sukses asal profesional. Tapi kalau nggak, jadi beban,” tegas Tito.

Tak hanya itu, banyak BUMD yang tidak sesuai potensi daerah. Potensinya pertanian, tapi malah bisnis konstruksi. Potensinya pariwisata, tapi malah masuk tambang.

Tito juga mengungkap dividen BUMD hanya 1% dari total aset dan laba hanya 1,9% dari total aset, menunjukkan lemahnya pengelolaan.

Untuk itu, Tito meminta DPR mendukung pembentukan UU BUMD agar pengelolaan lebih tegas dan tidak menjadi beban daerah.

FAKTA:

✅ 1.091 BUMD di Indonesia

✅ Aset Rp 1.240 triliun

✅ Laba Rp 29,6 triliun

✅ Kerugian Rp 5,5 triliun (300 BUMD rugi)

✅ Dividen hanya 1% dari aset

 

Sumber: AN

Artikel Terbaru

Di Balik Sinyal Pasar: Membaca Risiko Off-Budget dan Stabilitas Perbankan Indonesia

Pergerakan outlook terhadap Bank Central Asia baru-baru ini memicu perhatian pasar. Bagi sebagian pelaku, ini mungkin hanya refleksi dinamika normal dalam siklus keuangan. Namun jika dibaca lebih dalam, sinyal seperti ini sering kali bukan berdiri sendiri. Ia bisa menjadi bagian dari spektrum yang lebih luas yaitu perubahan kondisi likuiditas, arah kebijakan makro, serta tekanan struktural dalam sistem pembiayaan nasiona

Heboh Pengadaan Alat Makan Rp4,19 Triliun di Yogyakarta: Skandal Pemborosan atau Salah Data?

INNNEWS – Di tengah gencarnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), publik dikejutkan oleh dugaan pengadaan...

22Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren

INNNEWS – Kebakaran terjadi di sebuah apartemen di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, sehingga memicu...

Keraton Surakarta Sebut Perlu Dukungan untuk Melestarikan Kebudayaan Jawa

INNNEWS-Keraton Surakarta Hadiningrat menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai pihak guna menjaga dan melestarikan kebudayaan...

artikel yang mirip

Di Balik Sinyal Pasar: Membaca Risiko Off-Budget dan Stabilitas Perbankan Indonesia

Pergerakan outlook terhadap Bank Central Asia baru-baru ini memicu perhatian pasar. Bagi sebagian pelaku, ini mungkin hanya refleksi dinamika normal dalam siklus keuangan. Namun jika dibaca lebih dalam, sinyal seperti ini sering kali bukan berdiri sendiri. Ia bisa menjadi bagian dari spektrum yang lebih luas yaitu perubahan kondisi likuiditas, arah kebijakan makro, serta tekanan struktural dalam sistem pembiayaan nasiona

Heboh Pengadaan Alat Makan Rp4,19 Triliun di Yogyakarta: Skandal Pemborosan atau Salah Data?

INNNEWS – Di tengah gencarnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), publik dikejutkan oleh dugaan pengadaan...

22Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren

INNNEWS – Kebakaran terjadi di sebuah apartemen di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, sehingga memicu...