13 total views
INNNEWS – Utusan khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, tiba di Kyiv, Ukraina, pada Minggu (6/9/2026). Ini merupakan kunjungan resmi pertama mereka ke ibu kota Ukraina sejak invasi Rusia dimulai, sebagai bagian dari upaya baru Washington untuk mendorong pembicaraan damai antara Ukraina dan Rusia.
Witkoff dan Kushner datang langsung dari Moskow, di mana sehari sebelumnya (Sabtu) mereka menggelar pertemuan selama lebih dari tiga jam dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin. Pertemuan itu digambarkan konstruktif dan membahas rencana langkah selanjutnya menuju penyelesaian konflik.
Di Kyiv, kedua utusan AS disambut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Mereka menggelar pembicaraan yang disebut “substantif” dan “bermakna”. Zelensky menyatakan Ukraina siap untuk dialog konstruktif. “Kami tertarik untuk mendekatkan akhir perang. Perdamaian dibutuhkan. Jaminan keamanan dibutuhkan. Perdamaian pascaperang yang berkehormatan dibutuhkan. Proposal kami sudah siap,” tulis Zelensky.
Witkoff mengatakan pihak AS melihat kemajuan dan berharap putaran baru pembicaraan trilateral (AS–Ukraina–Rusia) dapat diumumkan dalam waktu dekat. Kushner menambahkan bahwa format trilateral memungkinkan semua pihak berbicara secara langsung.
Sebelum kunjungan, Ukraina dan Rusia sepakat menghentikan sementara serangan terhadap ibu kota masing-masing (Kyiv dan Moskow) selama tiga hari demi kelancaran misi diplomatik ini.
Kedua utusan tiba di Kyiv menggunakan kereta api setelah perjalanan darat dari Polandia, karena serangan Rusia sebelumnya membuat penerbangan sulit. Pembicaraan mereka merupakan bagian dari dorongan administrasi Trump untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari empat setengah tahun.
Tidak ada terobosan besar yang diumumkan, namun kedua belah pihak menyatakan optimisme dan komitmen untuk melanjutkan koordinasi.


