17 total views
INNNEWS – Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bertambah dan secara kumulatif telah menembus puluhan ribu korban di berbagai daerah sejak program berjalan.
Laporan terbaru mencatat ratusan hingga ribuan siswa dan guru mengalami gejala keracunan di sejumlah wilayah, antara lain Sidoarjo, Jombang, Rembang, dan daerah lain. Beberapa kejadian luar biasa (KLB) memicu penutupan sementara satuan pelayanan gizi terkait. Kritik muncul terkait standar higiene sanitasi dapur MBG yang belum merata, dengan sebagian besar unit belum tersertifikasi.
Otoritas kesehatan setempat terus melakukan penanganan medis, investigasi sampel makanan, dan evaluasi pelaksanaan program. Pemerintah diminta memperkuat pengawasan keamanan pangan agar kejadian serupa tidak berulang.


