29 total views
INNNEWS – Perusahaan olahraga Adidas menghadapi gelombang seruan boikot global setelah menampilkan mantan tentara Israel, Shalev Biton, dalam kampanye lokal di Israel.
Biton, yang kehilangan kaki kirinya saat bertugas di Gaza pada 2021, muncul dalam iklan layanan “Single Shoe” Adidas program yang memungkinkan penyandang amputasi membeli hanya satu sepatu.
Kampanye tersebut memicu kritik keras dari aktivis pro-Palestina yang menilai Adidas mengabaikan ribuan warga Palestina yang juga kehilangan anggota tubuh akibat konflik di Gaza.
Adidas kemudian mengeluarkan permintaan maaf. Perusahaan menyatakan kampanye itu merupakan inisiatif lokal dan “bukan niat kami untuk menimbulkan ketersinggungan.”
Meski demikian, seruan boikot terus bergema di media sosial. Adidas menekankan bahwa layanan Single Shoe bertujuan mendorong inklusi bagi penyandang disabilitas.


