32 total views
INNNEWS – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung program pemerintah membuka rekening massal bagi masyarakat, khususnya generasi muda usia 17 tahun dan penerima bantuan sosial (bansos). Program ini dinilai strategis untuk meningkatkan inklusi keuangan meskipun jumlah rekening simpanan sudah mencapai lebih dari 701 juta akun.
Namun, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengingatkan agar data penerima bansos dipastikan tepat sasaran terlebih dahulu. Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto menekankan bahwa ketepatan data harus menjadi prioritas sebelum pembukaan rekening agar bantuan tersalur efektif dan tidak menimbulkan banyak rekening dormant.
OJK mengingatkan perbankan tetap menerapkan prinsip know your customer (KYC) dan kehati-hatian.


