HomeGlobalDonald Trump Ucap Selamat kepada Paus Leo XIV, Ingin Bertemu Segera

Donald Trump Ucap Selamat kepada Paus Leo XIV, Ingin Bertemu Segera

Published on

spot_img

 498 total views

 

INN INTERNASIONAL – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjadi salah satu tokoh dunia yang pertama kali mengucapkan selamat atas terpilihnya Kardinal Robert Francis Prevost sebagai Paus ke-267 Gereja Katolik.

Prevost, yang mengambil nama kepausan Leo XIV, terpilih pada Kamis, 8 Mei 2025, sebagai paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat.

Pemilihan ini menandai sejarah baru bagi Gereja Katolik, dan Trump menyambutnya dengan penuh antusiasme.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menulis, “Selamat kepada Kardinal Robert Francis Prevost, yang baru saja diumumkan sebagai Paus. Sungguh suatu kehormatan mengetahui bahwa dia adalah Paus Amerika pertama. Betapa menggembirakan, dan kehormatan besar bagi negara kita. Saya menantikan untuk bertemu Paus Leo XIV. Ini akan menjadi momen yang sangat berarti!”.

Pria berusia 69 tahun yang lahir di Chicago ini terpilih setelah konklaf di Vatikan menghasilkan asap putih dari cerobong Kapel Sistina pada pukul 18:07 waktu setempat, menandakan terpilihnya penerus Paus Fransiskus, yang meninggal dunia pada April 2025.

Prevost, yang sebelumnya menjabat sebagai misionaris di Peru dan memimpin kantor penting Vatikan untuk pengangkatan uskup, dianggap sebagai figur yang akan melanjutkan reformasi Paus Fransiskus dengan fokus pada dialog dan pembangunan jembatan antarumat.

Trump, yang menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan pada 26 April 2025, juga menyampaikan kegembiraannya saat berbicara dengan wartawan di Gedung Putih.

“Kami sedikit terkejut, tapi kami sangat senang,” katanya, merujuk pada terpilihnya paus baru. “Saya melihat asapnya, tapi saya belum melihat pausnya,” ujar Trump sambil tersenyum, saat meninggalkan acara di Gedung Putih.

Namun, hubungan Trump dengan komunitas Katolik sempat menuai kontroversi. Beberapa hari sebelum konklaf, Trump memposting gambar buatan kecerdasan buatan (AI) yang menggambarkan dirinya sebagai paus di media sosial.

Postingan ini menuai kritik keras dari sejumlah umat Katolik, termasuk Konferensi Katolik Negara Bagian New York, yang menyebutnya “tidak lucu” dan “menghina” karena diposting saat masa berkabung Paus Fransiskus masih berlangsung.

Trump kemudian membela diri, mengklaim bahwa gambar itu bukan ulahnya dan bahwa umat Katolik “menyukai” candaan tersebut.

Meski begitu, terpilihnya Paus Leo XIV disambut gembira oleh banyak pihak di Amerika Serikat.

Mantan Presiden Barack Obama, yang juga berasal dari Chicago, mengucapkan selamat melalui X, menulis, “Michelle dan saya mengucapkan selamat kepada sesama warga Chicago, Yang Mulia Paus Leo XIV. Ini adalah hari bersejarah bagi Amerika Serikat, dan kami akan berdoa untuknya saat ia memulai tugas suci memimpin Gereja Katolik.”

Wakil Presiden JD Vance, yang berpindah agama ke Katolik pada 2019, juga menyampaikan ucapan selamat, menyatakan bahwa jutaan umat Katolik dan Kristen Amerika akan berdoa untuk kesuksesan Paus Leo XIV.

Pemilihan Paus Leo XIV dipandang sebagai langkah bersejarah, meskipun beberapa analis Vatikan mencatat bahwa Prevost tidak sepenuhnya dianggap sebagai figur Amerika karena ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di Peru dan Italia.

Dengan pengalaman globalnya, Paus Leo XIV diharapkan dapat membawa Gereja Katolik ke arah yang lebih inklusif dan berorientasi pada keadilan sosial, sejalan dengan warisan Paus Fransiskus.

Ucapan selamat Trump mencerminkan kebanggaan nasional atas terpilihnya paus Amerika pertama, sekaligus menegaskan perhatian dunia terhadap peristiwa bersejarah ini.

Dengan 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia, peran Paus Leo XIV sebagai pemimpin spiritual akan memiliki dampak global yang signifikan

Artikel Terbaru

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....

3 Terdakwa Korupsi Chromebook Dituntut 6–15 Tahun Penjara, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek Terberat

INNNEWS – Tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan,...

artikel yang mirip

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....