15 total views
INNNEWS – Sejumlah daerah di wilayah Jabodetabek memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin (7/9/2026) sebagai langkah antisipasi sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Kebijakan ini diambil untuk melindungi kesehatan siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
DKI Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan memberlakukan PJJ untuk seluruh satuan pendidikan, mulai PAUD, SKB/PKBM, SLB, SD, SMP, SMA, hingga SMK, baik negeri maupun swasta. Kebijakan ini berlaku mulai hari ini hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyatakan langkah ini diambil demi keselamatan anak-anak yang termasuk kelompok rentan. “Kami ingin memastikan anak-anak tetap belajar dalam suasana yang aman dan nyaman. Karena itu, untuk sementara pembelajaran dilakukan dari rumah,” ujarnya.
Kota Bogor
Pemerintah Kota Bogor menerapkan PJJ selama dua hari, Senin-Selasa (7-8 September 2026). Kebijakan berlaku untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menekankan bahwa kesehatan dan keselamatan anak menjadi prioritas utama.
Kota Depok
Pemkot Depok juga memberlakukan PJJ selama dua hari yang sama (7-8 September). Kebijakan ini mencakup jenjang TK, PAUD, RA, SD, SMP, MI, dan MTs negeri maupun swasta. Wali Kota Depok Supian Suri mengimbau orang tua mendampingi anak selama belajar dari rumah.
Kebijakan PJJ di ketiga wilayah tersebut akan dievaluasi sesuai perkembangan sebaran abu vulkanik. Masyarakat diminta tetap tenang, memantau informasi resmi, dan mematuhi imbauan pemerintah.


