61 total views
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan. Posisinya digantikan oleh Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan. Pelantikan berlangsung sore ini di Istana Negara.
Keputusan mendadak ini langsung menjadi perbincangan panas di media sosial. Purbaya dicopot saat sedang memimpin rapat di Komite IV DPD RI. Ia sempat menerima telepon dari Istana, lalu meninggalkan ruang rapat dan tidak kembali.
Menurut sejumlah ekonom, pencopotan Purbaya bukan semata soal kinerja makro. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai ada akumulasi masalah internal di Kementerian Keuangan.
“Persoalan dimulai dari koordinasi internal yang bermasalah antara Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Pajak. Ditambah persoalan dividen Rp 120 triliun dari Danantara yang sempat memicu protes keras. Gaya komunikasi Purbaya yang semakin overconfidence juga menjadi salah satu faktor,” ujar Bhima.
Konflik soal setoran Rp 120 triliun dari keuntungan Danantara ke kas negara sempat mengemuka sejak akhir Agustus. Purbaya bersikeras bahwa itu perintah Presiden, sementara pihak Danantara menyatakan keberatan dan mengaku belum membahasnya secara formal.
Purbaya hanya menjabat sekitar satu tahun setelah dilantik pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Ia menjadi Menteri Keuangan kedua di Kabinet Merah Putih, dan kini digantikan Suahasil Nazara sebagai Menkeu ketiga.
Suahasil Nazara, dalam pernyataan singkat usai dilantik, menekankan bahwa pergantian ini merupakan kelanjutan, bukan perubahan arah. Ia mendapat arahan khusus dari Presiden untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN.
Pasar saham merespons dengan relief rally sementara. IHSG yang sempat melemah tajam berbalik menguat tipis setelah kabar pengganti Purbaya dikonfirmasi, meski akhirnya menutup sesi di zona merah tipis.
Hingga berita ini diturunkan, Istana belum memberikan penjelasan detail alasan pencopotan. Namun, para pengamat melihat langkah ini sebagai sinyal evaluasi terhadap koordinasi fiskal dan hubungan antara Kemenkeu dengan lembaga pengelola investasi BUMN.
Pantauan INNNews akan terus memantau perkembangan terbaru terkait arah kebijakan fiskal di bawah Menteri Keuangan baru.


