30 total views
INNNEWS – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) merilis daftar 22 produk, fitur, dan layanan (PLF) yang masuk kategori berisiko tinggi bagi anak. Daftar ini merupakan hasil verifikasi terkait penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas).
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan, hingga 6 September 2026 sebanyak 252 PLF dari 94 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) telah menyelesaikan penilaian mandiri (self-assessment). Dari jumlah tersebut, Komdigi memverifikasi 60 PLF, terdiri atas 22 berprofil risiko tinggi dan 38 berprofil risiko rendah.
“Profil risiko tinggi berarti dilarang memberikan akses kepada akun anak di bawah 16 tahun atau tidak aman bagi anak. Semakin tinggi risikonya, tentu semakin kuat langkah perlindungan yang harus diterapkan oleh PSE,” ujar Meutya.
Berikut daftar 22 platform berisiko tinggi bagi anak:
- Aplikasi Lazada
- Situs Web Lazada
- Blibli
- BMoney
- Vidio
- Hago App
- SnackVideo
- X
- Sola Mahjong
- Goddess of Victory: NIKKE
- Age of Empires Mobile
- Valorant
- Teamfight Tactics Mobile
- Apple Podcasts
- WeTV
- MAXStream TV
- Discord
- Telegram Messenger
- YouTube
- Ludo World-Ludo Superstar
- Crossfire: Legends
Daftar tersebut mencakup berbagai jenis layanan, mulai dari media sosial, platform komunikasi, e-commerce, layanan streaming, hingga permainan digital. Sebagian di antaranya sudah ditetapkan secara resmi, sementara beberapa lainnya masih dalam proses penetapan.
Komdigi mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas digital anak, terutama terkait platform yang masuk kategori risiko tinggi. PSE juga diwajibkan menerapkan langkah pelindungan yang lebih ketat sesuai tingkat risiko masing-masing layanan.


