HomeUncategorizedKPAI Minta Masyarakat Stop "Bullying" Anak-Anak Ferdy Sambo: Mereka Tidak Bersalah

KPAI Minta Masyarakat Stop “Bullying” Anak-Anak Ferdy Sambo: Mereka Tidak Bersalah

Published on

spot_img

 701 total views

JAKARTA, INN INDONESIA – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonésia (KPAI) Retno Listyarti meminta masyarakat menghentikan perundungan dan stigmatisasi kepada anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati.

Diberitakan sebelumnya, Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Joshua Hutabarat belum lama ini.

Menurut Retno, anak-anak Ferdy dan Putri tidak bersalah dan sudah seharusnya dilindungi dari berbagai bentuk kekerasan, baik kekerasan verbal, fisik, psikis maupun cyber.

“KPAI mengimbau untuk siapapun tidak mem-bully anak-anak Ferdy Sambo. Mereka tidak bersalah dan kemungkinan besar tidak pernah mengetahui rencana pembunuhan yang dilakukan kedua orangtuanya, jadi sangat tidak adil jika mereka jadi sasaran bully dengan dalih sanksi sosial,” ucap Retno Listyarti melalui keterangan tertulis, Senin (22/8/2022) mengutip Tribunnews.

Retno mengatakan, situasi yang dihadapi anak-anak ini sudah berat setelah orang tuanya terjerat kasus hukum, sehingga anak-anak ini tidak boleh dibebankan dengan perundungan.

“Jadi stop pembullyan terhadap anak-anak Ferdy Sambo,” tegas Retno.

Lanjut Retno, anak-anak Ferdy rentan mendapatkan stigmatisasi atau labelisasi dari perbuatan orangtuanya, meskipun anak-anak tersebut tidak bersalah dan tidak bertanggungjawab atas perbuatan kedua orangtuanya.

“Anak-anak itu juga pasti sudah tertekan dengan kondisi kedua orangtua menghadapi proses hukum dengan tuntutan hukuman yang tinggi, mulai dari 20 tahun sampai seumur hidup karena kasus pembunuhan berencana,” pungkas Retno.

Artikel Terbaru

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....

3 Terdakwa Korupsi Chromebook Dituntut 6–15 Tahun Penjara, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek Terberat

INNNEWS – Tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan,...

artikel yang mirip

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....