768 total views
INN NEWS – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani baru saja menemui Ketua Umum (Ketum) Gerindra, Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/9/2022).
Pertemuan tersebut merupakan safari politik kedua Puan dan PDI Perjuangan dengan partai politik lainnya. Seperti diketahui belum lama ini, Puan telah menemui Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh di Nasdem Tower.
Pertemuan kedua elit parpol itu dikemas dalam momen berkuda bareng di Hambalang. Puan pun mengatakan akan ada pertemuan-pertemuan yang lebih panjang menuju tahun politik 2024.
Meski sempat menjadi lawan politik di Pilpres beberapa kali, hubungan PDIP dan Gerindra memang sudah akrab sejak lama, hingga sempat berkoalisi dalam Pilpres 2009 dengan mengusung Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri dan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto . Duet kala itu diberi nama Mega-Pro.
Dalam keterangan pers usai pertemuan empat mata dengan Puan, Prabowo menyebut dia optimis bersinergi dengan PDIP.
“Saya kira suasana sangat akrab sangat baik, ke depan saya optimis bersinergi dengan baik,” kata Prabowo.
Menteri Pertahanan RI itu tak menyebut secara spesifik sinergi yang dimaksud adalah kerja sama di Pilpres 2024. Dia hanya menyebut sinergi yang dimaksud bersifat umum, yakni membangun bangsa ke depan.
“Walaupun ini tentunya kita juga akan dengan ketenangan, kejernihan berpikir yang penting orientasi tadi sepakat demi kebaikan bangsa dan kepentingan rakyat Indonesia,” terang Prabowo.
Dia meyakini sinergi antara PDIP dengan Gerindra bisa berjalan dengan baik, karena kedua partai disebut memiliki banyak kesamaan. “Kita banyak pandangan yang sama secara ideologis. Kita partai kebangsaan, kita komitmen dengan Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, persatuan, nasional kerakyatan,” pungkasnya.
Tak hanya secara politik, Prabowo mengaku dekat dengan keluarga besar Puan yang sudah terjalin turun temurun.
“Mungkin sudah generasi ketiga orang tua saya dekat dengan orang tua Ibu mega dan seterusnya. Kakek saya juga sama Bung Karno,” tutupnya.
Senada dengan Prabowo, Puan pun menyebut peluang itu baginya bisa terjadi. Terlebih, dia menganggap jika semua bisa saja terjadi dalam dinamika politik di Indonesia.
“Kalau kemudian ditanya apakah ada kemungkinan, ya semua itu menurut saya ada kemungkinan. Tidak ada yang tidak mungkin di politik demi kemajuan bangsa dan negara,” tutur Puan.


