HomeTrendingDi Depan Macron, Prabowo Instruksikan Sekolah di RI Ajarkan Bahasa Prancis

Di Depan Macron, Prabowo Instruksikan Sekolah di RI Ajarkan Bahasa Prancis

Published on

spot_img

 285 total views

INNNEWS-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rencana penguatan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Prancis dalam pertemuan bilateral bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris, Jumat waktu setempat. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan bahwa pemerintah Indonesia akan mendorong lebih banyak sekolah di Tanah Air untuk mengajarkan bahasa Prancis sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia dan hubungan internasional.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan Macron usai pembahasan kerja sama di bidang pendidikan, pertahanan, teknologi, hingga kebudayaan. Prabowo menilai penguasaan bahasa asing menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi persaingan global.

“Kami ingin memperluas pengajaran bahasa asing di Indonesia, termasuk bahasa Prancis, agar generasi muda memiliki akses lebih luas terhadap pendidikan dan kerja sama internasional,” ujar Prabowo dalam konferensi pers bersama.

Presiden Macron menyambut baik langkah tersebut dan menyebut Prancis siap mendukung Indonesia melalui kerja sama pendidikan, pertukaran pelajar, hingga peningkatan pelatihan guru bahasa Prancis di berbagai daerah.

Kerja sama pendidikan antara kedua negara selama ini telah berjalan melalui sejumlah program beasiswa dan pertukaran mahasiswa. Dengan adanya kebijakan baru tersebut, pemerintah berharap hubungan Indonesia dan Prancis semakin erat, khususnya di sektor pendidikan dan kebudayaan.

Pengamat pendidikan menilai langkah pengenalan bahasa Prancis di sekolah dapat membuka peluang lebih besar bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi ke Eropa. Selain itu, kemampuan bahasa asing dinilai mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat internasional.

Meski demikian, sejumlah pihak meminta pemerintah tetap memperhatikan kesiapan tenaga pengajar dan kurikulum sebelum kebijakan diterapkan secara luas. Pemerintah juga diharapkan memastikan pengajaran bahasa asing tidak mengurangi perhatian terhadap pelestarian bahasa daerah dan bahasa Indonesia.

Pertemuan Prabowo dan Macron turut menghasilkan beberapa kesepakatan strategis di bidang ekonomi dan pertahanan, menandai semakin eratnya hubungan diplomatik kedua negara dalam beberapa tahun terakhir.

Artikel Terbaru

Rekayasa Data Kemiskinan: Ketika Angka Menjadi Ilusi Birokrasi

Di era pemerintahan berbasis data, angka sering kali menjadi tolok ukur utama keberhasilan. Tingkat...

Night Market Ngarsopuro dan SOLO IS SOLO Semarakkan Koridor Gatot Subroto

INNNEWS – Koridor Gatot Subroto kembali menjadi pusat keramaian warga dan wisatawan melalui digelarnya...

Jazz Triwindu Meriahkan Malam di Depan Pasar Antik Triwindu Solo

INNNEWS – Pertunjukan Jazz Triwindu kembali digelar di depan Pasar Antik Triwindu, Solo, pada...

Korban Banjir Bandang Nepal-Tibet Hampir 800 Jiwa

INNNEWS– Jumlah korban tewas akibat banjir bandang yang melanda Nepal dan wilayah Tibet di...

artikel yang mirip

Rekayasa Data Kemiskinan: Ketika Angka Menjadi Ilusi Birokrasi

Di era pemerintahan berbasis data, angka sering kali menjadi tolok ukur utama keberhasilan. Tingkat...

Night Market Ngarsopuro dan SOLO IS SOLO Semarakkan Koridor Gatot Subroto

INNNEWS – Koridor Gatot Subroto kembali menjadi pusat keramaian warga dan wisatawan melalui digelarnya...

Jazz Triwindu Meriahkan Malam di Depan Pasar Antik Triwindu Solo

INNNEWS – Pertunjukan Jazz Triwindu kembali digelar di depan Pasar Antik Triwindu, Solo, pada...