1,946 total views
JAKARTA – Pasca berakhirnya masa Jabatan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan belum lama ini, Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DKI melaksanakan Media Briefing dan Diskusi Interaktif dalam rangka mempersiapkan pergantian Gubernur DKI Jakarta.
Refleksi tersebut diberi tema “5 Tahun Pemerintahan Gubernur Anies Baswedan”.
Meninjau RPJMD DKI tahun 2017-2022 yang diungkapkan Fraksi PDIP, banyak janji, program, dan kinerja Anies yang buruk serta tidak jelas wujudnya
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengungkapkan, sebanyak 15 Kelurahan di Ibu Kota tak punya layanan kesehatan Puskesmas.
Gembong juga menyayangkan kebijakan Anies yang fokus melakukan penjenamaan rumah sakit jadi rumah sehat ketimbang meningkatkan pelayanan.
“Jadi statusnya tidak mencapai target, bahkan jauh dari target,” ucap Gembong dalam diskusi tersebut baru-baru ini.
Baca juga: Rapor Merah Anies Baswedan: Gubernur 0%
Sementara itu, pada April 2022 lalu, Komisi E DPRD DKI Jakarta mengatakan, masih ada kelurahan di ibu kota yang belum punya layanan kesehatan Puskesmas, yang diungkapkan langsung Wakil Ketua Komisi E, Anggara Wicitra.
Padahal, menurutnya kelurahan tersebut tergolong kawasan padat penduduk.
“Memang masih banyak PR di Jakarta terkait fasilitas pelayanan kesehatan di pemukiman padat penduduk,” kata Anggara dalam keterangannya, mengutip Tribunnews.com.
Adapun 15 kelurahan yang dimaksud meliputi, Kelurahan Duri Selatan, Kelurahan Jembatan Lima, Kelurahan Karanganyar, Kelurahan Tangki, Kelurahan Gambir.
Kemudian Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kelurahan Cikini, Kelurahan Senen, Kelurahan Glodok, Kelurahan Gondangdia.
Serta Kelurahan Kebon Kacang, Kelurahan Kemayoran, Kelurahan Cipedak, Kelurahan Karet Semanggi, dan Kelurahan Kebayoran Lama Selatan.
Melihat kinerja Anies itu, Gembong menyebut Anies sebagai Gubernur 0% yang hanya indah di kata kata dan rencana.
Dia bahkan merincikan beberapa kinerja Anies yang mendapatkan rapor merah.
Berbagai kebijakan dan pengambilan keputusan di Era Anies, kata Gembong juga mengalami banyak kemunduran.


